Surya/

Berita Surabaya

Yamaha Safety Riding Competition- Dua Alasan ini Siswa Nekat Naik Motor ke Sekolah

Kehadiran Yamaha Safety Riding menurutnya sangat bermanfaat bagis siwa. Sebab pemberian edukasi tidak hanya menggunakan teori, tetapi praktek.

Yamaha Safety Riding Competition- Dua Alasan ini Siswa Nekat Naik Motor ke Sekolah
surya/sulvi sofiana
Siswa mencoba salah satu tangangan dalam Yamaha Safety Riding Competition. 

SURYA.co.id | SURABAYA – Mengendarai kendaraan motor tanpa Surat Izin Mengemudi (SIM) kebiasaan siswa tingkat SMA. Sebab, kabanyakan siswa menempuh perjalanan jauh untuk ke sekolah.

Hal ini disadari sepenuhnya oleh pihak sekolah, sehingga edukasi berkendara aman merupakan hal dibutuhkan bagi siswa.

Wakil Kepala bidang Kesiswaan SMKN 5 Surabaya, Anton Sujarwo mengungkapkan selama ini banyak siswa yang memang masih membawa motor meskipun sudah dilarang.

Tetapi hal ini juga dengan sepengetahuan orang tua karena orang tua tidak bisa mengantarkan ke sekoah.

“Biasanya angkot sudah jarang ada yang ke arah sekolah atau memang sulit alurnya untuk bernagkat pagi,” ungkapnya usai kompetisi siswa, Kamis (14/9/2017).

Kehadiran Yamaha Safety Riding menurutnya sangat bermanfaat bagis siwa. Sebab pemberian edukasi tidak hanya menggunakan teori, tetapi praktek yang langsung dirasakan siswa.

“Bentuknya memang kompetisi, tetapi yang utama siswa bisa tahu dasar berkendara yang aman,” ungkapnya.

Semangat berkompetisi tentunya memberikan dorongan pada siswa untuk memperhatikan arahan dan aturan yang ditetapkan.

Padahal aturan tersebut memang seharusnya mereka lakukan dalam berkendara.

Seperti tidak menggunakan rem depan untuk berhenti, menyalakan lampu ataupun berkendara dengan seimbang.

Halaman
12
Penulis: Sulvi Sofiana
Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help