Surya/

Berita Banyuwangi

Hampir Semua Penduduk Kampung Ini Kaya Raya, Tapi Banyak Anak Putus Sekolah

Banyak anak usia sekolah dari Kampung Merak yang akhirnya terlambat atau putus sekolah usai lulus SD.

SURYA.co.id | SITUBONDO -Kampung Merak adalah kampung yang terletak di kawasan Taman Nasional Baluran, Situbondo, Jawa Timur. Secara data kependudukan, kampung ini terletak di Desa Sumberwaru, Kecamatan Banyuputih, Situbondo.

Di kampung ini terdapat banyak anak putus sekolah. Bukan ekonomi yang menjadi masalah. Bahkan secara ekonomi masyarakat Kampung Merak, bisa dikatakan makmur.

Perekonomian utama warga adalah berternak sapi dan kambing. Selain itu juga ada yang bertani.

Secara ekonomi warga Kampung Merak sebenarnya sejahtera. Bahkan bisa dibilang lebih dari mampu.

Ada sekitar 350 kepala keluarga (KK) di kampung ini. Minimal satu kepala keluarga memiliki 10 ekor sapi. Bahkan ada yang memiliki 30 ekor sapi.

Apabila diambil rata-rata satu ekor sapi seharga Rp 10 juta, berarti minimal warga Kampung Merak minimal memiliki investasi Rp 100 juta.

"Di kampung ini tiap warga minimal punya 10 ekor sapi. Ada yang punya 30 sapi," kata Sanemo, sesepuh Kampung Merak, saat ditemui Surya, Senin (11/9/2017).

Banyak ditemui warga mengendarai motor keluaran baru. Seandainya kampung ini bisa dilalui roda empat, mungkin warga ada yang membeli mobil.

Namun menurut pria yang akrab disapa Momo itu, kondisi yang membuat taraf pendidikan warga sangat rendah. Banyak warga yang menyekolahkan anaknya hanya sampai sekolah dasar.

Kalaupun warga menyekolahkan anaknya ke tingkat SMP dan SMA, pilihannya hanya satu, anak tersebut harus keluar dari Kampung Merak, dan tinggal di kampung lain. Sehingga ini menjadi pilihan yang sulit.

Halaman
1234
Penulis: Haorrahman
Editor: Titis Jati Permata
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help