Surya/

Sambang Kampung

Warga Kampung Margorejo Olah Cabai, Terong, dan Seledri Jadi Sirup, Manisan Hingga Puding

Pernah menikmati sirup cabai, sirup seledri, wedang cabai, coklat cabai, bahkan puding cabai? Kalau belum, coba datang ke kampung ini....

Warga Kampung Margorejo Olah Cabai, Terong, dan Seledri Jadi Sirup, Manisan Hingga Puding
ist
ilustrasi 

Selain itu cabai juga dimanfaatkan untuk membuat kerupuk, manisan, abon cabai, dan sosis cabai. Lalu juga ada keripik seledri, dan puding terong.

"Mulanya mungkin nggak percaya bisa diolah jadi aneka makanan. Setelah coba coba sampai beberapa kali gagal, akhirnya menemukan formula resep yang pas dan enak bahkan dapat pujian enak," kata Ika.

Bukan hanya warga kampung yang suka dengan produk olahan cabai dari green house kampung Margorejo. Melainkan sudah masuk ke pasar luar negeri.

"Lewat teman, ternyata ada yang suka hingga pesan dan dibawa ke Nabire, Singapura dan Australia. Bahkan manisan cabai sampai dipesan lima kilogram," katanya.

Bekas Tempat Sampah Bangunan

Di sisi lain, Gatot Pramono, penggerak kampung sekaligus Koordinator Keamanan RT 5 mengatakan green house kampung mereka dulunya adalah tempat membuang sampah bangunan. Pojok tak terurus yang kemudian atas kesepakatan warga dan pemilik lahan dimanfaatkan untuk dikembangkan jadi lahan pertanian.

"Luasnya tidak banyak. Hanya 10 meter lawan 12 meter. Namun cukup untuk menanam bibit cabai 300 buah, bibit terong 300 bibit, dan seledri 250 bibit, dan ada sembilan jenis tanaman lain termasuk tanaman toga," mata Gatot.

Ia menyebutkan warga bekerja sama untuk membuat green house bernama Komunitas Arek Kampung Margorejo (K2AM) yang  hingga kini terus berkembang. Saat ini memang masih tahap uji coba, tanaman apa saja yang cocok dengan iklim di Surabaya.

"Kalau sekarang yang sedang cocok cabai kecil. Hasil panen dari green house ini untuk warga sendiri. Tamu yang datang juga bisa membawa pulang aneka sayuran yang ada di sini, gratis," kata Gatot.

Di green house ini warga juga mengembangkan pengeolahan pupuk dan pengolahan limbah domestik. Limbah rumah tangga usai mencuci pakaian diolah secara sederhana dan dijadikan untuk pengairan green house.

Penulis: Fatimatuz Zahro
Editor: Eben Haezer Panca
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help