Surya/

Save Sempu

Status Cagar Alam Pulau Sempu Dipertimbangkan Untuk Diturunkan Jadi Wisata Alam Terbatas

Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan mempertimbangkan penurunan status Cagar Alam Pulau Sempu menjadi Wisata Alam Terbatas.

Status Cagar Alam Pulau Sempu Dipertimbangkan Untuk Diturunkan Jadi Wisata Alam Terbatas
net
Pulau Sempu

SURYA.co.id | MALANG - Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) memang mempertimbangkan penurunan status Cagar Alam (CA) Pulau Sempu. Hal ini terlihat dari adanya kegiatan kajian dari Tim Evaluasi Kesesuaian Fungsi (EKF) KLHK.

Hingga saat ini belum ada hasil dari kajian EKF tersebut. Tim EKF menyebut kajian itu untuk mengetahui kondisi terkini CA Sempu, untuk kemudian dianalisa apakah fungsinya masih sesuai dengan statusnya, ataukah diperlukan perubahan status kawasan sesuai dengan fungsi peruntukan.

Tim EKF sudah bekerja sejak awal tahun 2017 setelah dibentuk oleh Menteri LHK. Tim ini bekerja berdasarkan surat keputusan menteri. Rabu (13/9/2017) Tim EKF melakukan sosialisasi pengelolaan kawasan konservasi CA Pulau Sempu kepada sejumlah elemen di Hotel Harris Kota Malang.

Sosialisasi disampaikan kepada perangkat Desa Tambakrejo Kecamatan Sumbermanjing Wetan Kabupaten Malang, sejumlah aparat keamanan, aktivis lingkungan, juga dari tim EKF dan Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam Jawa Timur. Pulau Sempu berada di Dusun Sendangbiru Desa Tambakrejo Kecamatan Sumbermanjing Wetan Kabupaten Malang.

"Kami bekerja sejak adanya SK dari menteri. Sejak awal 2017 setelah tim terbentuk. Tim ini bekerja untuk mengevaluasi kesesuaian fungsi di Cagar Alam Pulau Sempu. Kami mencari data di lapangan, pemetaan, dan pengumpulan informasi dari sejumlah pihak," ujar Ketua Tim EKF, Siti Chadijjah Kaniawati.

Chadijjah tidak mau menyebut adanya penurunan status CA Sempu. Sementara itu saat ini sudah tersiar adanya proses penurunan status CA Pulau Sempu menjadi Taman WIsata Alam (TWA).

"Belum sampai kesitu, karena saat ini sedang evaluasi kesesuaian fungsi. Tujuannya tetap untuk konservasi, jadi tetap untuk pengelolaan konservasinya," tegasnya.

Meski perempuan berjilbab ini tidak mau menyebut secara tegas tentang penurunan status itu, ia mengakui kalau evaluasi itu dilakukan berdasarkan permintaan. Permintaan ini dari Balai Besar (BB) KSDA Jatim tahun 2014. Permintaan itu merupakan hasil dari rekomendasi workshop penguatan kawasan Sempu di tahun 2014.

Permintaan itu juga berdasarkan surat dari Kepala Desa Tambakrejo 2015 Sudarsono. Saat ini Sudarsono tidak lagi menjabat sebagai kepala desa, tetapi ia termasuk dalam Tim EKF yang mewakili masyarakat. Surat permohonan itu diajukan kepada Bupati Malang 20 Januari 2015. Permohonan itu adalah perubahan cagar alam menjadi kawasan wisata alam terbatas.

(Baca: Kades Tidak Tahu Permohonan Penurunan Status Cagar Alam Pulau Sempu)

Halaman
12
Penulis: Sri Wahyunik
Editor: Eben Haezer Panca
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help