Surya/

Berita Surabaya

Program Keluarga Harapan, Tahun 2018 Khofifah Siapkan 10 Juta KPM

"Secara maraton saya cek keseluruhan persiapan. Mulai dari data, anggaran, pencetakan kartu, pendamping, dan lain sebagainya."

Program Keluarga Harapan, Tahun 2018 Khofifah Siapkan 10 Juta KPM
surya/sri handi lestari
Mensos Khofifah (kerudung orange) saat berada di Surabaya dalam rangka Pemantapan Pendamping dan Operator se Jawa Timur, di Kota Surabaya, Rabu (13/9/2017). 

SURYA.co.id | SURABAYA - Tahun 2018 Kementerian Sosial (Kemnesos) menyiapkan tambahan atau perluasan

Keluarga Penerima Manfaat (KPM) untuk Program Keluarga Harapan (PKH). Tahun 2017, jumlah KPM menyasar 6 juta Keluarga Penerima Manfaat (KPM), dan di tahun 2018, jumlahnya meningkat hingga 10 juta KPM.

"Secara maraton saya cek keseluruhan persiapan. Mulai dari data, anggaran, pencetakan kartu, pendamping, dan lain sebagainya. Jangan sampai ada yang terlewat," kata Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa, seusai memberikan Pemantapan Pendamping dan Operator se-Jawa Timur, di Kota Surabaya, Rabu (13/9/2017).

Lebih lanjut, Khofifah mengatakan, dari sisi data Kementerian Sosial saat ini tengah melakukan verifikasi dan validasi data.

Ditargetkan, akhir Oktober 2017 ini verifikasi dan validasi basis data terpadu tersebut selesai.

Sedangkan terkait kesiapan anggaran, Khofifah menuturkan hal tersebut juga sudah aman.

Sebab, dalam Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (R-APBN) 2018 telah dimasukkan perhitungan anggaran PKH untuk 10 juta KPM.

Total anggaran yang disiapkan untuk perluasan PKH kepada 10 juta KPM ini sebanyak Rp17,4 triliun.

Sedangkan untuk proses pencetakan kartu keluarga sejahtera (KKS) yang memiliki fitur saving account dan e wallet telah selesai. Dari target 10 juta kartu, telah tercetak sebanyak 13.790.000.

"Artinya jumlah tersebut sudah lebih dari cukup. Sisanya sebagai cadangan," ungkapnya.

Halaman
12
Penulis: Sri Handi Lestari
Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help