Surya/

Berita Arema

Jamu Persela, Arema FC Tak Ingin Terbebani Target harus Menang

Target poin Arema FC kini adalah saat menjamu Persela Lamongan, di Stadion Kanjuruhan, Sabtu (16/9/2017).

Jamu Persela, Arema FC Tak Ingin Terbebani Target harus  Menang
surya/alfi syahri ramadan
Arema FC latihan di lapangan Phaskas Lanud Abd. Saleh, Pakis, Selasa (12/9/2017). 

SURYA.co.id | MALANG - Arema FC masih belum menyerah untuk bisa memperbaiki posisi mereka di klasemen sementara. Tim Singo Edan saat ini masih berada diposisi 7 klasemen sementara dengan torehan 34 poin. Demi memperbaiki posisi di klasemen sementara, tim kebanggaan Aremania itu harus bisa menambah poin.

Target poin Arema FC kini adalah saat menjamu Persela Lamongan, di Stadion Kanjuruhan, Sabtu (16/9/2017). Namun untuk bisa memenuhi target tersebut tak akan mudah bagi Arema FC. Sebab, Persela Lamongan tentu datang ke Malang juga dengan ambisi untuk meraih poin.

Belum lagi beban untuk meraih poin bisa membuat pemain Arema FC tertekan dan bermain tak maksimal. Sebab, tekanan yang terlalu berlebihan bisa membuat pemain tak bisa memaksimalkan kemampuan mereka. Sehingga kemenangan yang ditargetkan bisa menjadi bumerang jika pemain terlalu terbebani.

Namun, pelatih Arema FC, Joko Susilo menegaskan bahwa target kemenangan lawan Persela Lamongan itu bukanlah sebuah beban bagi para pemain. Tetapi target tersebut adalah kewajiban yang harus dipenuhi. Apalagi Arema FC akan bertindak sebagai tuan rumah. Tentu pantang bagi tim Singo Edan kehilangan poin.

Disisi lain, momen pertandingan lawan Persela Lamongan juga hampir bersamaan dengan ulang tahun ke 47 bagi Joko Susilo. Ya, pada tanggal 12 September kemarin, pelatih asal Cepu itu genap berusia 47 tahun. Tentu di momen ulang tahunya ini, kemenangan lawan Persela akan jadi kado terindah.

"Kami berharap bisa meraih kemenangan. Ini bukan masalah untuk kado ulang tahun. Tetapi memang karena kewajiban sebagai tim adalah meraih kemenangan. Apalagi kami bermain sebagai tuan rumah," bebernya Rabu (13/9/2017).

Disisi lain, pelatih berlisensi A AFC itu menegaskan semua pemainya siap untuk mengamankan kemenangan saat menjamu Persela Lamongan. Sebagai seorang professional harus bisa dijadikan motivasi untuk bisa tampil bagus dam meraih kemenangan.

"Tidak ada masalah bagi kami. Kemenangan memang harus dipersembahkan. Seperti kemarin saat menghadapi Madura United kami tidak mau beralasan kalah karena ada teror dari suporter tamu. Sebab bagi kami ketika mengeluh karena ada teror dari suporter lawan tidak jadi masalah bagi kami," imbuhnya.

Pelatih yang akrab disapa Gethuk itu tak ingin pemainnya menjadi cengeng lantaran mendapat beban ataupun tekanan yang berat. Ia justru meminta anak asuhnya untuk bisa bermain lepas dan berupaya untuk memaksimalkan setiap peluang untuk menjadi gol.

Sebab, ketika pemain memikirkan beban tersebut, justru akan membuat permainan tidak berjalan dan beban tersebut justru semakin berat. Sehingga tak ada alasan bagi Arema FC untuk menyerah sebelum bertanding.

Penulis: Alfi Syahri Ramadan
Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help