Surya/

Road to Election

Hanura Jatim Buka Kemungkinan Koalisi dengan Parpol Pendukung Pemerintah

Merapatnya bakal calon gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa ke kubu Partai Golkar mendapat sambutan baik dari DPD Hanura Jatim.

Hanura Jatim Buka Kemungkinan Koalisi dengan Parpol Pendukung Pemerintah
surya/bobby constantine koloway (Bobby)
(Arsip) Suasana pertemuan tim pemenangan Pilkada 2018 Partai Hanura Jatim yang diketuai langsung Sekretaris DPD Hanura Jatim, Warsito, Jumat (17/7/2017). 

SURYA.co.id | SURABAYA - Merapatnya bakal calon gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa ke kubu Partai Golongan Karya (Golkar) mendapat sambutan baik oleh Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura) Jatim.

Menurut Sekretaris DPD Hanura Jatim, Warsito, pihaknya bisa saja melakukan hal serupa soal pendaftaran bacagub.

"Di Hanura, mekanisme pendaftaran yang kami lakukan bisa melalui tingkat cabang, daerah, atau bahkan pusat," ujar Warsito kepada Surya, Rabu (13/9/2017), di Surabaya.

"Oleh karena itu, apabila Ibu Khofifah ingin mendaftar di DPP, itu sangat dimungkinkan," lanjut pria yang juga menjadi Ketua Tim Pemenangan Pilkada DPD Hanura Jatim ini.

Sebelumnya, Khofifah menyebutkan bahwa ia telah menemui Ketua Umum Hanura, Oesman Sapto Odang di Jakarta.

Pertemuan tersebut, menurut Khofifah, baru sebatas pembicaraan informal.

Menanggapi hal ini, Warsito menambahkan bahwa pihaknya belum mendapatkan konfimasi dari DPP.

"Kemungkinan memang baru pertemuan informal. Sebab, kami juga belum mendapat konfirmasi dari DPP," lanjutnya.

Di sisi lain, Hanura yang hanya memiliki dua kursi di DPRD Jatim, masih memerlukan tambahan banyak kursi untuk mengusung calon.

Oleh karena itu, pihaknya memang tengah mengupayakan pembentukan koalisi, di antaranya dengan menggandeng partai pendukung pemerintah.

"DPP memang menghimbau pengurus di daerah untuk melakukan koalisi dengan partai pemerintah. Termasuk di pilkada Jatim," tegasnya.

"Oleh karena itu, kami bisa saja melakukan himbauan DPP, termasuk di pilkada Jatim," tegasnya.

Untuk diketahui, saat ini poros pendukung pemerintah yang digawangi oleh Partai Nasional Demokrat (Nasdem) akan membentuk koalisi pendukung Khofifah.

Partai tersebut di antaranya, Partai Golkar, Nasdem, Partai Persatuan Pembangunan (PPP), serta Hanura.

"Saat ini pembicaraan memang bisa saja mengarah kesana. Kami targetkan rekomendasi baik parpol koalisi dan kandidat yang diusung akan selesai akhir September ini," pungkasnya. 

Penulis: Bobby Constantine Koloway
Editor: Eben Haezer Panca
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help