Surya/

Ratusan Desa Kekeringan, Pemprov Jatim Bangun 222 Sumur

Pemprov Jatim berinisiatif membangun 222 sumur di ratusan desa yang tahun ini dilanda kekeringan.

Ratusan Desa Kekeringan, Pemprov Jatim Bangun 222 Sumur
ist/humas pemprov jatim
Presiden Joko Widodo (paling kiri) saat berbicara kepada sejumlah kepala daerah. Dalam pertemuan itu, Presiden mengimbau para kepala daerah melakukan dropping air bersih ke daerah yang mengalami kekeringan. 

SURYA.co.id | SURABAYA - Pemprov Jatim tengah membangun 222 sumur di seluruh kampung yang krisis air bersih karena kekeringan.

Saat ini ada 422 desa dilanda kekeringan. Desa-desa yang krisis air bersih itu tersebar di 23 kabupaten di seluruh wilayah Jatim.

"Tahun ini sedang kita bangun sumur dengan kedalaman penuh untuk desa-desa yang dilanda kekeringan," kata Gubernur Jatim Soekarwo, Selasa (12/9/2017).

Jumlah Sumur yang dibangun belum bisa semuanya di titik-titik kekerinhan di setiap desa itu. Artinya masih ada 200 desa yang belum bisa dibuatkan Sumur air dalam.

Menurut Pakde Karwo kampung yang tidak bisa dibuatkan Sumur karena lokasinya di ketinggian dan lereng gunung. Bahkan ada yang di puncak gunung sehingga sulit.

Selain sumur air dalam, pipa-pipa penyalur air dari sumur ke warga juga akan dipasang. Pemprov tahun ini telah menyiapkan dana sebesar Rp 52 miliar khusus Pembangunan sumur dan penyaluran air bersih itu.

Khusus untuk 200 desa yang tidak bisa dilayani sumur air dalam, Pemprov akan bekerja sama dengan PDAM untuk melakukan droping air.

"Kekeringan tahun ini tidak separah kekeringan di tahun sebelumnya," kata Pakde.

Jatim pernah kekeringan luar biasa saat kemarau. Pada 2015 kekeringan sampai melanda 541 desa.

Tahun ini sungai-sungai besar terpantau masih mampu mengaliri persawahan sehingga kekeringan kali ini belum begitu menggangu pertanian di Jawa Timur.

Halaman
12
Penulis: Nuraini Faiq
Editor: Eben Haezer Panca
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help