Surya/

Liga Indonesia

Sanksi Denda Ratusan Juta Rupiah 'Menanti' Madura United Gara-gara Ulah Suporternya

Sanksi denda hingga ratusan juta siap menanti Madura United karena ulah para suporternya.

Sanksi Denda Ratusan Juta Rupiah 'Menanti' Madura United Gara-gara Ulah Suporternya
surya/erfan hazransyah
Suporter Madura Bersatun menyalakan flare saat Slamet Nurcahyo mencetak gol kedua saat melawan Arema FC, Minggu (10/9/2017) malam di Stadion Gelora Ratu Pamelingan Pamekasan. 

SURYA.co.id | PAMEKASAN - Kemenangan Madura United dari Arema FC dengan skor 2-0, Minggu (10/9/2017) malam, harus dibayar mahal.

Sebab sanksi denda hingga ratusan juta siap menanti Madura United karena ulah para suporternya.

Seperti diketahui, saat menjamu Arema FC, para suporter telah melakukan beberapa pelanggaran.

Di antaranya menyalakan flare saat Slamet Nurcahyo mencetak gol kedua untuk Madura United menit-84.

Lalu menyalakan laser diawal laga ketika wasit dinilai berat sebelah ke Arema FC dan melempar botol ke dalam lapangan saat laga berlangsung.

Dari ketiga pelanggaran itu saja, Komdis PSSI dipastikan akan memberikan sanksi masing-masing tiap jenis pelanggaran sebesar Rp 25-50 juta, sesuai sanksi yang telah diberlakukan.

Belum lagi, kondisi diperparah dengan yel-yel berlirik rasis dan insiden pelemparan batu ke bus Panpel Madura United yang mengangkut tim Arema FC saat meninggalkan Stadion Gelora Ratu Pamelingan Pamekasan.

Karena kejadian ini, tak hanya kerugian materi yang harus ditanggung, bahkan dikabarkan ada dua korban luka dari staf media officer Arema FC dan satu wartawan, karena terkena pecahan kaca.

Terkait insiden pelemparan batu ini, denda yang telah menunggu Madura United sebesar Rp 25 juta rupiah.

Sebab hal ini merujuk dari insiden pelemparan bus pemain Semen Padang di Jalan Dr Wahidin Sudirohusodo Kabupaten Gresik, Jumat (21/4/2017) silam, saat Semen Padang bertandang ke markas Persegres.

Halaman
12
Penulis: Dya Ayu
Editor: Titis Jati Permata
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help