Surya/

Liga Indonesia

Pasca Insiden Pelemparan Batu, Pemain Arema FC Pulang ke Malang Naik Baracuda

Semalam ada lima mobil Baracuda untuk mengangkut pemain dan tim. Sebab rawan apabila pemain menggunakan bus

Pasca Insiden Pelemparan Batu, Pemain Arema FC Pulang ke Malang Naik Baracuda
surya/istimewa
Para pemain Arema FC pulang ke Malang menggunakan Baracuda, Senin (11/9/2017) dini hari. 

SURYA.co.id | PAMEKASAN - Pasca pelemparan batu ke bus yang mengangkut pemain Arema FC, Minggu (10/9/2017) malam, akhirnya para pemain Arema FC diangkut menggunakan mobil baracuda.

Dari informasi yang didapat SURYA.co.id, untuk pulang menuju Malang, para pemain harus menunggu di Sampang.

Setelah itu mereka melanjutkan perjalanan menggunakan mobil lapis baja.

Panpel Madura United melakukan ini untuk mengantisipasi tindakan anarkis susulan yang dilakukan suporter tak bertanggung jawab.

"Semalam ada lima mobil Baracuda untuk mengangkut pemain dan tim. Sebab rawan apabila pemain menggunakan bus untuk balik ke Malang," ujar salah satu sumber yang tak berkenan disebutkan namanya, Senin (11/9/2017) pagi.

(BREAKING NEWS- Kaca Bus Pengangkut Pemain Arema FC Hancur Dilempar Batu)

Tak hanya itu, untuk mengamankan tim Arema FC, baik tim senior maupun U-19 yang bermain sore harinya, Madura United menggandeng Polres di Madura.

"Selain naik Baracuda, ada dua bus dan dikawal dari Polres Sampang, Pamekasan, Bangkalan, Tanjung Perak dan Polda. Beginilah, mahalnya harga ulah oknum penonton bola," terangnya.

BREAKING NEWS- Laga MU Vs Arema FC, Tak Satu pun Aremania Datang di Pamekasan)

Seperti diketahui, usai kalah 2-0 dari Madura United, sesaat meninggalkan stadion, bus Panpel Madura pengangkut pemain Arema FC dilempari batu oleh suporter di jalan Cleguk, Tlanakan Pamekasan.

Akibatnya kaca bus belakang sebelah kanan hancur. Beruntungnya tak ada korban dalam insiden tersebut.

Penulis: Dya Ayu
Editor: Titis Jati Permata
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help