Surya/

Lapsus Pengungsi Rohingya

News Analysis : Nasib Pengungsi Rohingya, Singgah Sebelum Dialihkan ke Negara Ketiga

Ada tiga solusi yang ditawarkan UNHCR bagi pengungsi. Pertama, resettlement ke negara ketiga.

News Analysis : Nasib Pengungsi Rohingya, Singgah Sebelum Dialihkan ke Negara Ketiga
surya/ahmad zaimul haq
Massa dari berbagai elemen mengikuti aksi solidaritas dan kemanusiaan untuk Rohingya di depan Gedung Grahadi, Selasa (5/9/2017). Aksi itu menuntut penyelesaikan kasus kekerasan etnis Rohingya di Myanmar. 

News Analysis
Yusli Effendi SIPMA
Dosen HI Universitas Brawijaya

SURYA.co.id | MALANG - Indonesia bukan negara yang menandatangani konvensi terkait status pengungsi atau yang sering disebut Konvensi Pengungsi 1951.

Artinya, negara ini sebenarnya tidak berkewajiban mengurus pengungsi.

Itu sebabnya, ada lembaga internasional, yakni UNHCR dan IOM, yang mengurus para pengungsi di Indonesia.

Indonesia juga tidak punya sistem penentu status pengungsi. Semua hal diserahkan ke dua institusi di atas.

Ada tiga solusi yang ditawarkan UNHCR bagi pengungsi. Pertama, resettlement ke negara ketiga.

Dengan begitu, Indonesia hanya menjadi tempat singgah sebelum para pengungsi dialihkan ke negara ketiga.

Kedua, pemulangan ke negara asal. Untuk kasus Rohingya, ini jelas tidak mungkin.

Dan ketiga, integrasi para pengungsi dengan penduduk lokal. Ini juga tidak mungkin dilakukan.

Jadi, pilihan yang paling memungkinkan adalah resettlement ke negara ketiga.

Halaman
12
Editor: Titis Jati Permata
Sumber: Surya Cetak
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help