Surya/

Berita Surabaya

Mulai Oktober, Pelanggar e-Tilang Ditindak, Polisi: Kendalanya kalau Kendaraan Pinjam, Mengapa?

Adewira meminta masyarakat Surabaya tidak melakukan pelanggaran apa pun. CCTV bagian dari alat untuk menumbuhkan kesadaran tertib lalu lintas.

Mulai Oktober, Pelanggar e-Tilang Ditindak, Polisi: Kendalanya kalau Kendaraan Pinjam, Mengapa?
surabaya.tribunnews.com/Fatkhul Alami
Kapolrestabes Surabaya, M Iqbal. 

SURYA.co.id | SURABAYA - Ada tren baru dalam berkendara di Kota Surabaya saat melintas di lampu merah. Mereka takut melanggar dan melihat setiap CCTV di setiap perempatan.

Kasatlntas Polrestabes Surabaya, AKBP Adewira Negara Siregar menganggap fenomena positif.

"Tapi masyarakat jangan ramai dulu berandai-andai jika pelanggaran itu dilakukan bukan pemilik kendaraan," ucapnya.

Adewira meminta agar masyarakat Surabaya tidak melakukan pelanggaran apa pun. CCTV adalah bagian dari alat untuk menumbuhkan kesadaran tertib berlalu lintas. Semua kembali pada kesadaran pengguna jalan.

Dia khawatir CCTV E-Tilang adalah sebagai alat untuk menakut-nakuti warga Surabaya.
Kenyataannya saat ini banyak warga yang takut dengan keberadaan kamera pengintai dan merekam pelanggaran di lampu merah.

"Kenapa harus takut. Masyarakat tak perlu takut dan sebaiknya konsentrasi tertib lalu lintas saja. Patuhi semua peraturan yang ada," tandas Adewira.

Sedang Kapolrestabes Surabaya Kombespol Muh Iqbal memastikan bahwa satu bulan adalah waktu untuk sosialisasi Tilang By CCTV.

"Oktober akan kita tindak. Tak lagi teguran. Namun tim nanti yang akan memutuskan masa dimulainya penindakan," kata Iqbal.

Saat ini, E-Tilang By CCTV belum sepenuhnya teknologi. Separo dibantu teknologi dan petugas mendatangi pelanggar. Petugas datang untuk menyosialisasikan dan memberitahukan pelanggaran. Namun belum ditindak.

Iqbal menyampaikan bahwa CCTV E-Tilang adalah membantu masyarakat terhindar dari kecelakaan. Sebab, fatalitas angka kecelakaan di Surabyaa meningkat secara kualitas.

Halaman
12
Penulis: Nuraini Faiq
Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help