Surya/

Lapor Cak

Mobil Khusus Penindakan Pelanggaran Parkir Milik Dishub Disebut Tak Maksimal

Meski memiliki mobil khusus untuk menindak pelanggaran parkir, namun kinerja Dishub Kota Surabaya untuk menindak mobil pelanggar masih lemah.

Mobil Khusus Penindakan Pelanggaran Parkir Milik Dishub Disebut Tak Maksimal
surya/fatimatuz zahroh
Kendaraan roda empat berplat merah digembok oleh petugas Dinas Perhubungan Kota Surabaya lantaran parkir secara liar di badan Jalan Jaksa Agung Suprapto, Jumat (8/9/2017). 

SURYA.co.id |SURABAYA - Dishub Kota Surabaya selama ini punya Mobil patroli khusus pelanggaran parkir. Namun petugas yang berpatroli melintas di titik pelanggaran kerap tak menindak pelanggar.

Menurut pengakuan Sutikno, warga Menanggal, dirinya sering melihat mobil patroli khusus menyisir pelanggaran parkir di Jl Frontage A Yani sisi Barat. Tepatnya di depan Auto 2000.

Di depan dealer salah satu merek mobil itu jelas setiap hari dan setiap saat banyak mobil parkir berjajar di tepi jalan raya. Persis di atas deretan parkir memanjang itu ada rambu larangan parkir.

"Sebaiknya harus tegas tanpa pandang bulu. Ketegasan tanpa melihat pemilik mobil dan dimana pun akan membuat warga takut karena segan," kata Sutikno.

(Baca: Parkir di Tempat Terlarang? Siap-siap Saja Mobil Anda Digembok)

Warga Surabaya yang saban hari melintas di Frontage Road Jl A Yani Surabaya ini selalu melihat sepanjang jalan di ruas itu memang banyak rambu larangan parkir. Yang paling ditepati rambu ini adalah di depan Dishub Jatim dan Polda Jatim.

Selebihnya larangan parkir selain dua lokasi itu diabaikan pemilik kendaraan. Bahkan di depan Kantor Kejaksan Tinggi Jatim adalah yang paling parah. Meski ada larangan parkir, kendaraan yang parkir di situ bisa dua kadang hingga tiga lapis atau lajur kendaraan.

Warga berharap agar rambu larangan parkir itu tidak hanya hiasan. Tapi memang dibuat untuk menertibkan tata kota Surabaya yang lebih berbudaya dan disiplin.

Apakah Sutikno yakin gerakan serentak menggembok roda mobil yang rencananya dilakukan akan efektif. Sutikno yakin bisa menjadikan warga disiplin.

"Asal tegas untuk semua pemilik dan di ruas mana pun," katanya. 

Penulis: Nuraini Faiq
Editor: Eben Haezer Panca
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help