Surya/

Terungkap! Inilah Alasan Pembunuh Istri Pensiunan Polisi di Jombang Menghabisi Nyawa Korbannya

Polisi akhirnya menguak motif di balik pembunuhan sadis yang dilakukan Sokib terhadap istri pensiunan polisi di Jombang. Inilah alasan pelaku...

Terungkap! Inilah Alasan Pembunuh Istri Pensiunan Polisi di Jombang Menghabisi Nyawa Korbannya
surabaya.tribunnews.com/Sutono
Kapolres Jombang, Agung Marlianto menunjukkan gambar-gambar barang bukti saat rilis pengungkapan kasus pembunuhan terhadap istri pensiunan anggota Polsek Bareng Jombang, MInggu (10/9/2017). 

SURYA.co.id | JOMBANG - Setelah melakukan serangkaian penyidikan, polisi di Jombang akhirnya mengungkap motif di balik pembunuhan terhadap Ny Sri Handayani (52), istri pensiunan polisi dari Desa/Kecamatan Bareng, Jombang. 

Dalam penyidikan terhadap tersangka M Sokib alias MS (29), polisi mengetahui bahwa pembunuhan itu didasari motif utang. 

Kepada polis, MS mengaku gelap mata dan kemudian nekat merampok dan membunuh Sri Handayani alias Yo Ing karena terjerat utang kepada bank sebesar Rp 20 juta.

"Jadi ini murni perampokan. Motifnya, pelaku terjerat utang di salah satu bank. Utang tersebut sudah jatuh tempo. Karena tidak memiliki uang, pelaku merampok ruko milik korban," ujar Kapolres Jombang AKBP Agung Marlianto, saat rilis kasus tersebut, Minggu (10/9/2017).

(Baca: Aneh, Pembunuh Istri Pensiunan Polisi di Jombang Puasa 2 Hari Sebelum Bunuh Korbannya)

Namun yang ironis, uang hasil rampokan sebesar Rp 310 justru tercecer di lokasi kejadian. Pengakuan tersangka tercecernya uang ratusan juta bukan disengaja, melainkan karena pelaku bingung dan kelelahan.

Pertama, uang sebesar Rp 120 juta tercecer di area persawahan yang berjarak sekitar 400 meter dari lokasi kejadian (ruko milik korban).

Kemudian yang kedua, Rp 160 juta tertinggal di sebuah gubuk di Dusun Banjarsari, Desa/Kecamatan Bareng.

"Pelaku sempat istirahat di rumah kosong Dusun Banjarsari. Namun ketahuan warga. Saat meninggalkan rumah kosong tersebut uang hasil rampokan justru tertinggal, jumlahnya Rp160 juta," ujar Kapolres Agung.

Uang total Rp 310 juta tersebut, yang diwadahi plastik besar, sempat ditunjukkan oleh Agung Marlianto, sebagai barang bukti, saat rilis pengungkapan kasus tersebut.

Penulis: Sutono
Editor: Eben Haezer Panca
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help