Surya/

Kesehatan

Inilah Penyakit yang Dipercaya Menjadikan Seseorang Seperti Vampir

Anda percaya vampir ada di sekitar anda? Kalau tidak, anda harus berpikir ulang. Sebab, memang ada penyakit yang menyebabkan seorang jadi 'vampir'.

Inilah Penyakit yang Dipercaya Menjadikan Seseorang Seperti Vampir
wisdom pills
ilustrasi 

SURYA.co.id | Kita semua pasti sudah sangat akrab dengan kisah tentang Vampir atau Dracula.

Kisah horor tentang manusia pengisap darah yang hanya bisa berkeliaran di malam hari ini, bagi sebagian besar orang mungkin dipercaya sebagai mitos.

Namun, mengutip penelitian terbaru, ternyata kebiasaan-kebiasaan vampir seperti mengisap darah dan keluar hanya pada malam hari, memang bisa terjadi pada manusia yang mengidap kelainan darah tertentu.

Dalam penelitian yang dituangkan dalam Proceedings of the National Academy of Sciences (PNAS), terungkap bahwa kebiasaan meminum darah dan hanya keluar pada malam hari untuk menghindari paparan ultraviolet, ternyata bisa terjadi apabila seseorang mengalami apa yang disebut dengan Erythropoietic Proptoporphyria (EPP).

Dijelaskan oleh Barry PAW MD PhD yang melakukan penelitian tersebut, EPP adalah salah satu jenis kelainan darah yang menyebabkan kulit seseorang menjadi sangat sensitif terhadap cahaya. Bahkan saking sensitifnya, paparan sinar matahari yang lama dapat menyebabkan luka.

"Sehingga, orang-orang yang mengidap EPP umumnya mengalami anemia kronis yang membuat mereka terlihat sangat lelah dan pucat karena kurang terpapar sinar matahari," kata Barry Paw.

Karena anemia kronis itu, seseorang dengan EPP membutuhkan transfusi darah. Nah, di masa lalu, orang-orang dengan kelainan ini, mengatasinya dengan meminum darah binatang dan hanya keluar rumah saat malam.

Dari penelitian tersebut Barry Paw percaya bahwa mekanisme biologis seperti inilah yang memicu munculnya legenda tentang vampir.

"Tetapi, meski vampir tidak nyata, ada kebutuhan untuk memunculkan inovasi terapi untuk meningkatkan kualitas kehidupan seseorang yang mengidap kelainan ini," sambungnya.

Penulis: Eben Haezer Panca
Editor: Eben Haezer Panca
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help