Surya/

Bahaya Gesek Kartu Kedit dan Debit Dua Kali. Bank Indonesia pun Melarangnya

Bank Indonesia mengeluarkan larangan menggesek kartu debit dan kredit sebanyak dua kali saat transaksi di kasir.

SURYA.CO.ID - Bank Indonesia mengeluarkan larangan menggesek kartu debit dan kredit sebanyak dua kali saat transaksi di kasir.

Hal ini untuk menghindari pencurian data dan informasi nasabah.

Melansir dari Tribunnews.com, selain data nasabah di kartu rentan dicuri, menggesek kartu di komputer kasir juga berpotensi menularkan malware di data perbankan nasabah.

Seorang pria menjelaskan secara detail mengapa Bank Indonesia melarang kasir menggesek kartu debit dan kartu kredit dua kali pada akun Facebook Iwan Setiawan pada Kamis (7/9/2017).

Pria bernama Iwan Setiawan itu menjelaskan pihak toko sebenarnya hanya membutuhkan data nomor kartu.

Namun yang terjadi ketika digesek dua kali, seluruh data yang ada di kartu akan terekam oleh sistem register toko.

Selain nomor kartu, nama nasabah, bahkan kode keamanan kartu dapat terekam oleh sistem register toko.

Hal tersebut dapat disalahgunakan oleh oknum-oknum yang tidak bertanggungjawab.

Dengan data tersebut bisa digunakan untuk transaksi pembayaran online karena hampir semua data yang dibutuhkan telah ada.

Bahkan data tersebut bisa dipindahkan pada kartu palsu dengan menggunakan card writer encoder.

Dengan kondisi tersebut, kita bisa mengerti mengapa Bank Indonesia melarang untuk gesek kartu dua kali.

Pria tersebut berharap semua pihak bekerjasama untuk melindungi nasabah dari kemungkinan data dimanipulasi.

Hingga kini video tersebut telah dilihat sebanyak 2,4 juta tayangan.

Lihat videnya di atas !

Artikel ini sebelumnya tayang di Tribun Video berjudul : Mengapa Bank Indonesia Melarang Gesek Kartu Dua Kali? Pria Ini Jelaskan Secara Detail Bahayanya!

Editor: Tri Mulyono
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help