Surya/

Road To Election

Ini Alasan Mahardika Pilih Partai Demokrat Sebagai Kendaraan untuk Maju di Pilkada 2018 Kota Madiun

Mahardika mengaku tidak khawatir masyarakat Kota Madiun tidak akan memilih calon wali kota dari Partai Demokrat. Justru, dia mengaku melihat peluang

Ini Alasan Mahardika Pilih Partai Demokrat Sebagai Kendaraan untuk Maju di Pilkada 2018 Kota Madiun
SURYA Online/Rahadian Bagus
Mahardika saat mengembalikan berkas formulir pendaftaran di Kantor DPC Demokrat Kota Madiun, Sabtu (9/9/2016) 

SURYA.co.id | MADIUN - Batal maju melalui jalur independent, Dosen Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia (UI), Harryadin Mahardika memilih Partai Demokrat sebagai kendaraan untuk maju di Pilkada 2018 Kota Madiun.

Meski citra Partai Demokrat di Kota Madiun tercoreng pasca ditangkapnya mantan Wali Kota Madiun, Bambang Irianto oleh KPK atas kasus korupsi, Mahardika tidak terlalu merisaukannya.

Ia mengaku tidak khawatir masyarakat Kota Madiun tidak akan memilih calon wali kota dari Partai Demokrat. Justru, dia mengaku melihat peluang baginya untuk memperbaiki citra Partai Demokrat.

"Justru itu, bagi saya peluang sebenarnya, meskipun bagi yang lain itu tantangan. Partai Demokrat membutuhkan rejuvenasi atau kalau dalam istilah merek atau branding itu artinya penyegaran merek," katanya saat ditemui usai mengembalikan berkas formulir pendaftaran, Sabtu (9/9/2017) siang.

Rejuvenasi atau penyegaran merek, kata Mahardika, bisa dilakukan dengan dua hal. Yang pertama perbaikan dari internal yakni dengan cara mengubah atau mengganti mereknya, misalnya mengganti logo merek dan mengganti nama merek.

Yang kedua, penyegaran merek dari eksternal yakni menggandeng pihak eksternal untuk meningkatkan merek.

"Saya coba menawarkan opsi kedua. Dengan menggandeng saya yang tidak punya kaitan dan benar-benar punya cara yang berbeda. Ini akan mempermudah partai demokrat melakukan rejuvenasi image mereka. Jadi masyarakat akan mengenal partai demokrat yang lain, bukan partai demokrat yang dulu dibawa oleh baris satu dan baris dua," jelasnya.

Dengan memilih Partai Demokrat, ia berharap citra Partai Demokrat yang akan ia bawa menjadi Partai Demokrat yang baru, seperti sosoknya yang muda, inovatif, kreatif, bersih dan sebagainya.

"Kira-kira itu yang akan membuat saya mendapatkan rekomendasi," kata Mahardika optimis.

Penulis: Rahadian Bagus
Editor: Cak Sur
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help