Surya/

Road to Election

Punya Elektabilitas, Bupati Banyuwangi Tetap Tak Mau Bicara Soal Pilgub Jatim

Meski namanya cukup punya elektabilitas dalam bursa Pemilihan Gubernur Jatim, Bupati Banyuwangi, Abdullah Azwar Anas, masih enggan komentar soal itu.

Punya Elektabilitas, Bupati Banyuwangi Tetap Tak Mau Bicara Soal Pilgub Jatim
surya/haorrahman
Bupati Banyuwangi, Abdullah Azwar Anas. 

SURYA.co.id | BANYUWANGI - Meski namanya sudah masuk dalam seleksi di PDI Perjuangan dan telah menghiasi hasil survei berbagai lembaga, Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas masih enggan menanggapi terlalu dalam tentang Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur (Pilgub) Jawa Timur 2018.

”Soal Pilgub ini, saya belum ada komentar apapun. Kan sekarang masih proses. Antarpartai politik masih terus membangun komunikasi, jadi biar pimpinan partai saja yang memutuskan,” kata Azwar Anas ketika menjamu peserta Media Gathering JOB PPEJ di Pendopo Sabha Swagata Blambangan, Kamis (7/9) malam.

Dalam beberapa minggu terakhir, nama Azwar Anas memang semakin kencang disebut bakal mendampingi Saifullah Yusuf (Gus Ipul) dalam pilgub Jatim.

Apalagi dari sejumlah lembaga survei, nama Anas menempati urutan pertama sebagai calon wakil gubernur dan menenggelamkan nama tokoh lainnya.

Dalam sambutannya di pendopo malam itu, Anas juga bercerita perihal dia mendapat kunjungan Ketum PKB, Muhaimin Iskandar bersama Ketua DPRD Jatim yang juga Ketua DPW PKB Jatim, Halim Iskandar pada malam sebelumnya.

Pada malam yang sama, Anas juga bertemu dengan Gus Ipul di acara salawatan Habib Syech di stadion Banyuwangi yang dihadiri sekitar 20.000 santri.

Ketika ditanya tentang kabar tentang deklarasi pasangan Gus Ipul-Anas dalam waktu dekat, Anas juga tidak mau menjawab. Bupati Banyuwangi dua periode itu malah mengomentari tentang besarnya potensi Jawa Timur. “Kalau itu saya no comment,” tepisnya. 

Dia lalu menunjuk Kabupaten Pacitan yang memiliki potensi pariwisata sangat luar biasa. Anas juga menyebut potensi Madura yang seharusnya bisa mengalahkan Nusa Tenggara Barat (NTB) yang memasarkan pariwisata syariah.

Saat dipancing keberhasilannya dalam mengembangkan dan memajukan Kabupaten Banyuwangi, sehingga punya kans bakal mendampingi Gus Ipul, dia kembali menepis.

“Itu kan itung-itungan sampeyan. Kalau itungan politik kan tidak seperti itu,” katanya sembari tertawa. 

Penulis: Doso Priyanto
Editor: Eben Haezer Panca
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help