Surya/

Berita Arema

Joko Susilo: Pemain Arema FC Ibarat Pasukan Siap Perang

"Kami siapkan fisik pemain secara maksimal. Karena lawan kami sangat kuat. Mereka memiliki winger-winger yang sangat cepat," ujar Joko Susilo.

Joko Susilo: Pemain Arema FC Ibarat Pasukan Siap Perang
surya/hayu yudha prabowo
Joko Susilo saat memberi arahan kepada pemain Arema FC. 

SURYA.co.id || MALANG - Membangun tim sebesar Arema FC bukanlah hal mudah. Apalagi di saat kondisi seperti sekarang. Prestasi Arema FC yang masih naik turun menjadi tekanan tersendiri bagi siapapun yang menangani tim kebanggaan Aremania.

Hal itulah yang kini dirasakan oleh pelatih Arema FC, Joko Susilo. Ia paham betul bahwa Arema FC bukan hanya sekedar klub. Bahkan tim berjuluk Singo Edan tersebut sudah menjadi kebanggaan bagi warga Malang Raya.

Sehingga ia memiliki beban berat untuk bisa mengambalikan trah Arema FC sebagai klub yang disegani.

Demi mewujudkan hal tersebut, mantan striker Arema era Galatama itu menjelaskan bahwa untuk bisa bangkit, tim Singo Edan membutuhkan pemain-pemain yang mau bekerja untuk tim. Sebab, jika dalam sebuah tim tidak ada rasa saling percaya maka, akan sulit untuk bisa bangkit.

"Para pemain itu ibaratnya adalah pasukan. Sementara pertandingan adalah medan perangnya. Jadi, semua pemain harus dalam kondisi siap saat dibutuhkan dalam situasi dan kondisi apapun," ucapnya Jumat (8/9/2017).

Sebagai pelatih juga tak bisa serta-merta memainkan pemain tanpa strategi yang tepat. Layaknya sebuah perang, maka seorang pelatih harus bisa mengenali calon lawanya terlebih dahulu. Melakukan analisis dengan benar.

Lalu memilih pasukan untuk dimainkan pada posisi yang tepat. Sehingga lawan tidak mudah menebak strategi yang akan digunakan.

Filosofi itulah yang kini coba diterapkan oleh pelatih kelahiran Cepu 46 tahun silam itu. Dirinya memang menganggap semua pemain Arema FC adalah pasukan yang siap dimainkan kapan saja.
Namun, perhitungan calon lawan serta kebutuhan strategi masih menjadi pertimbangan utama.

"Kalau masalah strategi tentu tidak bisa kami sampaikan kepada media. Termasuk juga pemain-pemain yang mau diturunkan. Kalau kami buka dimedia, tentu itu akan menguntungkan lawan kami," imbuhnya.

 Arema FC akan melawat ke markas Madura United, Stadion Gelora Ratu Pamelingan, Pamekasan, Minggu (10/9/2017).

Laga tersebut bagi Arema FC merupakan perang yang harus dimenangkan. Sehingga ada banyak hal yang sudah disiapkan oleh tim pelatih untuk bisa memenangkan pertandingan.

"Kami siapkan fisik pemain secara maksimal. Karena lawan kami sangat kuat. Mereka memiliki winger-winger yang sangat cepat. Sehingga, kami harus berhati-hati saat menghadapi Madura United," tutupnya.

Penulis: Alfi Syahri Ramadan
Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help