Surya/

Berita Regional

Dua Polwan Pakai Rok Mini dan Daster, Ditawar Pria Hidung Belang Rp 350 Ribu, Selanjutnya. . .

Dua polwan ini sengaja pakai rok mini dan daster, dan menyamar sebagai pekerja seks komersial (PSK).

Dua Polwan Pakai Rok Mini dan Daster, Ditawar Pria Hidung Belang Rp 350 Ribu, Selanjutnya. . .
surya/habibur rohman
Ilustrasi 

SURYA.co.id - Kapolsek Wedarijaksa Kabupaten Pati, Jawa Tengah AKP Rochana Sulistyaningrum punya cara jitu untuk menanggulangi prostitusi di wilayah hukumnya.

Ia nekat menyamar sebagai pekerja seks komersial (PSK) untuk membongkar praktek prostitusi tersebut.

Aksi tersebut dilakukannya demi menguak praktek prostitusi yang ada di warung kopi esek-esek di Dukuh Rames, Sukoharjo, Wedarijaksa, Pati.

Dengan mengajak satu anggotanya bernama Bripda Mira Indah Cahyani yang juga menyamar sebagai PSK, kedua Polwan itu menjalankan aksinya.

Kapolsek menyamar dengan mengenakan daster, sementara Bripda Mira menyamar mengenakan rok mini.

"Kami terpaksa menyamar untuk membuktikan kebenaran informasi yang kami terima dari masyarakat. Butuh alat bukti yang cukup untuk meringkus mucikari dan menetapkannya sebagai tersangka," kata AKP Rochana, Kamis (7/9/2017).

Keduanya mendatangi sebuah warung kopi yang diduga digunakan praktek prostitusi milik Woro Wiratmi pada pukul 19.00 WIB.

Pemilik warung tersebut merupakan warga Gunungwungkal, Pati.

Kedua Polwan itu menawarkan diri untuk menjadi PSK lantaran desakan ekonomi.

"Saya sempat takut kalau ada yang mengetahui wajah saya," kata Kapolsek.

Halaman
12
Editor: Titis Jati Permata
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help