Tiga Aktor Belakang Panggung Dalam Pembunuhan Anak Punk di Kediri Masih Buron

Polisi telah mengamankan beberapa anak punk di Kediri yang ikut mengeroyok Imam Subekti hingga tewas. Tetapi, tiga orang otak di baliknya masih buron.

Tiga Aktor Belakang Panggung Dalam Pembunuhan Anak Punk di Kediri Masih Buron
surya/didik mashudi
Polisi melakukan pra rekonstruksi kasus pembunuhan anak punk di ruko mangkrak Pasar Grosir Ngronggo, Kota Kediri, Rabu (6/9/2017). 

SURYA.co.id | KEDIRI - Polisi masih memburu tiga pelaku utama pengeroyokan yang menewaskan Imam Subekti (25) anak punk. Tiga pelaku keburu kabur setelah kasusnya terungkap petugas.

Ketiga pelaku yang masih buron masing-masing Gl, Rm serta Ms.

Diduga ketiganya merupakan inisiator dari pengeroyokan yang menewaskan Imam Subekti.

Karena masih ada pelaku yang belum tertangkap, rencana gelar kasus penganiayaan anak punk yang rencananya Kamis (7/9/2017) juga ditunda sampai tiga pelaku utama tertangkap.

Barang bukti sepeda motor serta alat-alat yang dipakai menghabisi korban telah disiapkan untuk gelar kasusnya.

(Baca: VIDEO - Usai Keroyok Teman Hingga Tewas, Kawanan Anak Punk Kediri Buang Mayat Korban ke Hutan)

Kapolresta Kediri AKBP Anthon Heryadi saat dikonfirmasi mengaku masih mendalami motif pengeroyokan yang menewaskan Imam Subekti. "Motifnya masih kami dalami sampai seluruh buktinya lengkap," jelasnya.

Saat ini polisi telah mengamankan 8 orang pelaku yang ikut serta melakukan penganiayaan. Sebelumnya ada 10 anak punk yang telah diperiksa penyidik Polsek Kota Kediri.

Dari hasil pemeriksaan ternyata hanya 8 anak punk yang telah ikut serta melakukan penganiayaan terhadap korban.

Dari 8 orang yang telah ditetapkan tersangka, 7 anak masih di bawah umur usia 13 - 17 tahun.
Hanya satu pelaku dewasa yakni Beril Kholil Arohman alias Ganden (19) warga Desa Wonorejo, Kecamatan Ngadiluwih, Kabupaten Kediri.

Halaman
12
Penulis: Didik Mashudi
Editor: Eben Haezer Panca
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved