Surya/

Sambang Kampung

Di Kampung Jojoran, Kader Posyandu Aktif Jaga Kesehatan Balita

Kader Posyandu di kampung Jojoran patut dapat apresiasi. Sebab mereka secara rutin memiliki program khusus untuk meningkakan kualitas kesehatan balita

Di Kampung Jojoran, Kader Posyandu Aktif Jaga Kesehatan Balita
surabaya.tribunnews.com/Ahmad Zaimul Haq
Sejumlah anak bermain di jalanan dekat sungai di kampung Jojoran, Surabaya. 

SURYA.co.id | SURABAYA - Jumlah penduduk di Kampung Jojoran tercatat 90 KK, dan memiliki balita yang tidak sedikit. Setidaknya, ada 45 anak usia di bawah lima tahun. 

Kader posyandu di kampung ini memiliki program khusus untuk meningkatkan kualitas kesehatan balita di Jojoran.

Salah satunya mengaktifkan kader posyandu untuk menjemput para orang tua yang memiliki balita agar mengikuti program pemeriksaan rutin.

“Anak-anak balita di sini rentan terkena penyakit demam berdarah dan diare. Makanya kami selalu aktif agar ibu-ibu mau membawa anaknya ke Posyandu untuk diperiksa dan diberi vitamin,” ucap Tri Nur Novita, Kader Posyandu RT 10 RW 12 Kelurahan Mojo.

(Baca: Kompak Hijaukan Bantaran Sungai, Warga Jojoran Wajib Tanam Sayur dan Buah di Rumah)

Menurutnya, banyak layanan kesehatan untuk balita yang bisa diakses. Mulai vaksin rubella, imunisasi, timbang berat badan, dan pemeriksaan tumbuh kembang balita.

Jika tidak diingatkan, terkadang orang tua kurang perhatian untuk membawa balitanya ke posyandu.

Namun, jika ada yang mengingatkan dan digerakkan bersama maka warga kampung mau berangkat ke Posyandu. “Seperti vaksin rubella, deadline sampai akhir September. Di kampung kami, sudah semua anak-anak diberi vaksin ini,” katanya.

Namun, ia mengaku, sejumlah peralatan untuk penimbangan baik untuk dewasa dan alat timbangan gantung untuk balita, butuh peremajaan. "Ya akhirnya beli pakai uang masyarakat. Nggak bisa diklaimkan," terang Tri Nur.

Alat ini, diakuinya, sangat penting karena bisa mengukur apakah balita di kampung mereka sudah mendapat kecukupan gizi atau belum. 

Penulis: Fatimatuz Zahro
Editor: Eben Haezer Panca
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help