Surya/

Lifestyle

Makan Bareng Anak Yatim, Lady Brilliant Minta Didoakan Cepat Dapat Jodoh

“Konsep seperti ini yang kami inginkan. Ketika makan bersama anak-anak yatim kami tidak makan sendiri-sendiri, melainkan makan bareng," tutur Chica.

Makan Bareng Anak Yatim, Lady Brilliant Minta Didoakan Cepat Dapat Jodoh
surya/achmad pramudito
Semangat berbagi selalu mengiringi aktivitas Lady Brilliant. Selain rutin melakukan kegiatan bareng anak panti asuhan, mereka juga selalu menggelar gathering yang disisipi berbagi ilmu tentang dunia usaha. 

SURYA.co.id | SURABAYA - “Jangan cuma didoakan lancar rejeki, tetapi juga doakan supaya segera dikasih jodoh ya. Karena kakak-kakak ini banyak yang masih jomblo, lo adik-adik.”

Ucapan yang dilontarkan Chica Felica, Founder Lady Brilliant itu kontan disambut ucapan serempak ‘Aamiin’ oleh anak-anak yatim dari Panti Asuhan Himmatun Ayat Surabaya.

Nurul Jannah, pengasuh panti asuhan itu pun menyusul mengucapkan doa bersama sebelum mereka akhirnya menikmati santap makan siang dengan menu spesial Nasi Liwetan Kroyokan.

Suguhan yang disiapkan juru masak Hotel Santika Premiere Gubeng Surabaya ini isinya seperti nasi tumpeng. Bedanya, menu ini disajikan di atas daun pisang yang dihamparkan memanjang di atas meja

“Konsep seperti ini yang kami inginkan. Ketika makan bersama anak-anak yatim kami tidak makan sendiri-sendiri, melainkan makan bareng. Sehingga nilai kebersamaannya lebih terasa,” kata Chica, Selasa (5/9/2017).

Menurut Chica, acara makan bersama anak panti asuhan itu sudah rutin diselenggarakan oleh Lady Brilliant.

“Tema dan bentuknya macam-macam. Kali ini masih berkaitan dengan Idul Adha, karena kemarin libur panjang banyak teman libur luar kota, sehingga baru sekarang bisa diselenggarakan,” ungkapnya.

Ditekankan Chica, Lady Brilliant yang anggotanya 24 orang itu dengan beragam latar belakang, seperti dokter, karyawan bank, serta entrepreneur, dan pengusaha muda wanita.

“Pertemuan rutin tiap bulan tak hanya senang-senang tanpa makna. Kegiatan kami pasti selalu ada sisi positifnya,” tegas wanita yang juga pengusaha tour & travel ini.

Dan berbagi bersama mereka yang tidak beruntung seperti anak yatim ini diharapkan bisa jadi pengingat anggota komunitas tersebut mengenai sisi lain kehidupan masyarakat.

“Kita harus bersyukur masih punya orangtua lengkap sementara mereka tinggal di asrama karena tak punya ayah,” imbuhnya.

Penulis: Achmad Pramudito
Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help