Surya/

Lapor Cak

Hati-hati, di Jalan Gembong Banyak Pengendara Terabas Rambu Larangan Masuk

Padahal, volume kendaraan di Jl Bunguran dan Jl Waspada Pabean Cantikan setiap harinya cukup padat. Bahkan, pagi dan sore hari cenderung macet.

Hati-hati, di Jalan Gembong Banyak Pengendara Terabas Rambu Larangan Masuk
surya/fatkhul alami
Pengendara motor nekat menerabas rambu larangan di Jl Gembong dan masuk ke Jl Bungaran Surabaya. Pelanggaran ini kerap kali dijumpai setiap hari. 

SURYA.co.id | SURABAYA - Bagi warga dan pengguna Jl Bunguran Pabean Cantikan dan Jl Gembong Simokerto Surabaya harus lebih hati-hati. Lantaran di sana banyak pengendara yang nekat menerabas rambu larangan masuk.

Setiap hari, pengendara roda dua, becak dan roda tiga kerap menarabas rambu larangan masuk.

Biasanya, sepeda motor, becak atau roda tiga dengan enaknya dari Jl Gembong dekat ITC Mega Grosir menerabas masuk ke Jl Bunguran atau Jl Waspada.

Padahal, volume kendaraan di Jl Bunguran dan Jl Waspada Pabean Cantikan setiap harinya cukup padat. Bahkan, pada pagi dan sore hari cenderung macet.

Didik Santoso, Jl Pengampon Surabaya ini mengaku, setiap hari selalu ada pengendara nekat menerabas rambu larangan masuk. Pengedara tidak takut dengan resiko yang bisa membahayakan nyawanya.

"Sudah jelas terpasang rambu larangan, tapi kendaraan tetap menerabas. Mereka dari jalan Gembong masuk ke jalan Bunguran dan Waspada," tutur Didik, belum lama ini.

Menurut Didik, pengendara itu melakukan pelanggaran demi jalan pintas.

Mereka tidak mau melalui jalan yang agak jauh dan berputar untuk masuk Jl Bungaran dan Jl Waspada.

Apalagi, lokasi yang terpasang rambu itu jarang ada petugas polisi yang jaga atau melakukan patroli.

Jika ada polisi, lanjut Didik, pengendara tidak berani menerabas jalan yang terpasang rambu larangan tersebut. Sebaliknya, jika polisi tidak ada, pelanggaran banyak dijumpai.

Halaman
12
Penulis: Fatkhul Alami
Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help