Surya/

Lapor Cak

Lebih Bebas Pelajari Koleksi Buku AS di American Corner

Anda membutuhkan buku-buku atau literatur terbiatan Amerika Serikat yang tak mudah ditemukan di luar? barangkali anda bisa menemukannya di sini...

Lebih Bebas Pelajari Koleksi Buku AS di American Corner
surabaya.tribunnews.com/Sulvi Sofiana
Ruang American Corner di Perpustakaan Universitas Airlangga Surabaya 

SURYA.co.id | SURABAYA – Literatur menjadi bahan utama dalam memulai riset, khususnya bagi mahasiswa yang kerap mendapat berbagai tugas karya ilmiah. Sayangnya tidak semua perpustakaan menyediakan literatur yang dibutuhkan.

Kalaupun harus membelinya, seringkali harganya tak murah.

Hal ini dirasakan Andini (21), mahasiswa di salah satu universitas swasta di Surabaya yang kesulitan mencari bahan literatur. Secara spesifik, ia mencari buku dengan terbitan Amerika. Setelah mencari di internet ia mendapat informasi salah satu pusat literatur buku dengan terbitas Amerika Serikat tersedia di American Corner Universita Airlangga (Unair).

“Saya baru cari tahu, rencananya mau mencoba kesana untuk lihat langsung. Apa diperbolehkan atau tidak masuk ke area perpustakaan meskipun bukan anggota perpus,” ungkapnya.

Koordinator Layanan Perpustakaan, Agung Budi menjelaskan American Corner Unair merupakan ruang baca yang berisikan koleksi buku berbahasa Inggris dan semua terbitan dari AS, koleksi itu banyak terkait tentang kesusastraan, ekonomi, politik, bahasa . Selain ada buku, juga majalah, games manual, elektronik dn lainnya.

“Kami memberikan peluang bagi orang luar Unair untuk bisa mengakses Unair corner ini. Gratis tanpa biaya, termasuk jika ada kunjungan sekolah,” ungkapnya.

Syaratnya juga mudah, cukup berkoordinasi dengan petugas perpustakaan di lobi lantai pertama. Maka petugas akan mengarahkan ke American Corner yang berada di lantai 3.

“Kami bekerjasama dengan education USA, untuk mengenalkan sistem pendidikan di AS. Jadi pastinya kami sangat terbuka,” ujarnya.

Amcor, sebutan American Corner, hanya ada 11 di Indonesia. Salah satunya yaitu di Unair, dan 700 amcor lainnya tersebar di seluruh dunia .

Penulis: Sulvi Sofiana
Editor: Eben Haezer Panca
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help