Surya/

Berita Arema

Arema FC Tak Khawatirkan Nontkenis, Joko Susilo :Pemain Kami Minta Fokus Tim Sendiri

Beberapa kali lawan harus pulang dengan kepala tertunduk dari markas Madura United. Satu hal yang paling dikhawatirkan adalah penalti.

Arema FC Tak Khawatirkan Nontkenis, Joko Susilo :Pemain Kami Minta Fokus Tim Sendiri
surya/hayu yudha prabowo
Joko Susilo memberi arahan kepada pemain Arema FC. 

SURYA.co.id | MALANG - Faktor nonteknis biasanya cukup berpengaruh dalam pertandingan sepakbola. Itulah yang kini diwaspadai Arema FC saat melawat ke markas Madura United, Minggu (10/9/2017).

Seperti diketahui, Madura United cukup bisa memanfaatkan faktor nonteknis untuk bisa meraih kemenangan atas lawanya di kandang.

Beberapa kali lawan harus pulang dengan kepala tertunduk dari markas Madura United. Satu hal yang paling dikhawatirkan adalah penalti.

Memang dalam beberapa laga, Madura United sering diuntungkan dengan penalti. Sehingga hal itu sangat diwaspadai oleh Arema FC.

Sebab, pemain belakang Arema FC cukup sering melakukan pelanggaran-pelanggaran keras.

Kendati mewaspadai faktor nonteknis, pelatih Arema FC, Joko Susilo meminta anak asuhnya untuk tak terlalu terpengaruh.

Ia justru meminta kepada anak asuhnya untuk fokus terhadap tim sendiri agar bisa tampil maksimal dan mencuri poin.

"Kami tegaskan terhadap pemain untuk bisa melupakan faktor nonteknis. Sebab, kalau kami memikirkan hal itu justru akan menjadi beban bagi pemain. Hal ini malah bisa mengganggu konsentrasi kami," bebernya selasa (5/9/2017).

Lebih lanjut, memang fokus ke dalam tim menjadi sangat penting untuk bisa mengurangi gangguan faktor nonteknis.

Jika hal itu bisa dimaksimalkan maka Arema FC memiliki peluang untuk meraih hasil positif.

"Gangguan nonteknis pasti ada dan tidak bisa dihindarkan. Justru ketika lawan mendapat penalti kami harus menjadikan hal itu menjadi motivasi untuk bisa membalas dengan mencetak gol balasan. Sehingga dengan kondisi tersebut pemain tidak terlalu terbebani dalam bermain," pungkasnya.

Penulis: Alfi Syahri Ramadan
Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help