Surya/

Lapor Cak

Aliran Gas Rumah Tangga Mendadak Mati, Warga Ngagel Rejo Kidul Surabaya Kelimpungan

Aliran gas yang tiba-tiba mati membaut puluhan keluarga di Ngagel Rejo Kidul, Surabaya, bikin warga cemas.

Aliran Gas Rumah Tangga Mendadak Mati, Warga Ngagel Rejo Kidul Surabaya Kelimpungan
dok.PGN
Ilustrasi pemasangan pipa gas PGN 

SURYA.co.id | SURABAYA - Puluhan warga di Ngagel Rejo Kidul, Surabaya, kaget bercampur cemas saat mendapati aliran gas di rumah mereka mampet. Mereka cemas karena tidak bisa memasak untuk sarapan pagi itu.

Tidak hanya itu, warga juga takut akan terjadi masalah pada instalasi saluran gas di rumah mereka. Jika terjadi masalah akan serius dampaknya. Salah satu yang mereka takutkan adalah kebakaran

"Wah, mudah-mudahan tidak ada masalah dengan saluran gas di kampung kami," harap Romli, salah satu warga Ngagel Rejo Kidul pasca saluran gas mati di kampungnya, Senin (4/9/2017).

Saluran pipa gas di kampung Ngagel Rejo Kidul diduga bermasalah sehari menjelang Idul Adha. Pada Kamis dini hari hingga Pagi hari kemarin, tiba-tiba gas yang mengaliri banyak rumah tangga itu mati.

"Pas istri saya mau masak nasi, sudah terlanjur mencuci beras, tetapi tak bisa masak karena aliran gas mati. Ternyata tidak hanya di rumah kami, tapi di rumah warga lainnya juga mati," tambah Romli.

Matinya aliran gas di kampung itu berlangsung pada malam hingga pagi. Warga menyebut gas mati itu berlangsung hingga berjam-jam. Akibatnya, rumah tangga yang menggantungkan aliran gas dari proyek Pemerintah itu menjadi kerepotan.

Puluhan keluarga di kampung itu menjadi kerepotan dan kalang-kabut karena tak bisa menyiapkan sarapan. Bahkan pemilik Warung di kampung itu juga kerepotan pada Kamis kemarin. 

Mereka cemas. Namun kecemasan warga terhenti karena tiba-tiba sekitar pukul 09.00, gas yang mengaliri rumah tangga kembali nyala.

"Tidak ada pemberitahuan sehingga warga takut," kata Fatoni, warga yang lain.

Sejak sekitar pertengahan 2016 lalu, warga di Ngagel Rejo Kidul teraliri gas. Tidak semua rumah tangga mendapat layanan aliran gas ini. 

Halaman
12
Penulis: Nuraini Faiq
Editor: Eben Haezer Panca
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help