Surya/

Berita Gresik

Pria ini Tergiur Bisnis Penggandaan Uang, Nasibnya pun Berakhir Tragis

Kejadian itu berawal saat Hasan yang bekerja sebagai jasa jual beli mobil bekas berhasil menjualkan sebuah mobil Rp 87 juta.

Pria ini Tergiur Bisnis Penggandaan Uang, Nasibnya pun Berakhir Tragis
surya/sugiyono
UANG - Hasan diamankan anggota Polsek Bungah akibat diduga menggelapkan uang hasil penjualan mobil, Minggu (3/9/2017). 

SURYA.co.id | GRESIK - Hasan (42), warga Desa Bedanten, Kecamatan Bungah Kabupaten Gresik ditangkap polisi atas dugaan menggelapkan mobil milik temannya.

Kejadian itu berawal saat Hasan yang bekerja sebagai jasa jual beli mobil bekas berhasil menjualkan sebuah mobil Rp 87 juta.

Dari penjualan itu tidak segera dikirim kepada pemilik mobil.

Namun, uangnya digunakan untuk usaha lainnya dengan cara ikut penggandaan uang melalui jasa online.

Atas iklan penggandaan uang itu, Hasan mentransfer kepada jasa penggandaan uang.

Apesnya, setelah uang ditransfer dan sudah beberapa pekan, ternyata uangnya tidak bertambah malah modalnya tidak kembali.

Dari menggunakan uang hasil menjualkan mobil orang itu, Hasan tidak bisa mengembalikannya sehinggga oleh pemilik mobil langsung dilaporkan ke Polsek Bungah.

Dari laporan itu, Hasan langsung ditangkap polisi atas dugaan menggelapkan uang.

"Seharusnya uang hasil penjualan mobil itu dikembalikan kepada pemiliknya. Atau dibelikan mobil lagi sesuai pesan pemilik. Tapi uangnya digunakan untuk bisnis. Uang itukan bukan miliknya," kata Kapolsek Bungah AKP Said melalui Kanit Reskrimnya Aiptu Suhardi.

Penulis: Sugiyono
Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help