Surya/

Trenyuh, Terkena Lemparan Batu, Sopir Bus Eka Ini Antar Penumpang Hingga Meninggal di Balik Kemudi

Dalam kondisi terluka sopir bus patas PO Eka jurusan Surabaya-Magelang ini tetap antarkan penumpang, hingga akhirnya meninggal di balik kemudi.

Trenyuh, Terkena Lemparan Batu, Sopir Bus Eka Ini Antar Penumpang Hingga Meninggal di Balik Kemudi
pixabay
Ilustrasi kaca pecah 

SURYA.co.id - Suasana duka menyelimuti sebuah rumah di Sumber Jetis, RT 3 RW 7, Kelurahan Sumber, Banjarsari, Solo, Kamis (31/8/2017) malam.

Pemilik rumah ini adalah Misdi (51), sopir bus patas PO Eka jurusan Surabaya-Magelang.

Ayah tiga anak itu meninggal Kamis dini hari.

Dia diduga kehabisan darah setelah terluka kena lemparan batu di bagian kaki saat mengemudi.

Satu per satu tetangga rumah berdatangan setelah shalat Isya, mereka mengikuti tahlilan di rumah yang sederhana itu.

Nanik, istri Misdi, sesekali mengusap air mata ketika menyambut uluran tangan peserta tahlil yang mengajaknya bersalaman.

Air matanya berlinang saat para tamu itu mulai mengaji, mendoakan Misdi.
Sesekali dia lirih melafalkan ayat-ayat suci.

Setelah tahlilan selesai dan tetangga pamitan pulang, mulailah Nanik bertutur mengenai kejadian yang menimpa suaminya.

Tetangga almarhum Misdi mengikuti tahlilan di rumah duka di Sumber Jetis, RT 3 RW 7, Kelurahan Sumber, Banjarsari, Solo, Kamis (31/8/2017) malam.
Tetangga almarhum Misdi mengikuti tahlilan di rumah duka di Sumber Jetis, RT 3 RW 7, Kelurahan Sumber, Banjarsari, Solo, Kamis (31/8/2017) malam. (tribun jateng/akbar hari mukti)

Musibah ini terjadi saat Misdi mengemudikan bus dari Surabaya ke Magelang via Yogyakarta.

"Awalnya saya menelepon suami hari Kamis, pukul 01.30 pagi. Beliau masih berada di Mantingan, Ngawi, ketika itu. Saya tak punya firasat apa pun. Hanya saya tak bisa tidur," ungkap Nanik.

Halaman
1234
Editor: Titis Jati Permata
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help