Surya/

Lifestyle

Kreasi Latte Art Kepala Sapi Sambut Hari Raya Idul Adha

“Di saat umat Islam merayakan Idul Adha, maka ini jadi ide menarik untuk diwujudkan dalam hiasan kopi,” tutur Juli Fitrianto.

Kreasi Latte Art Kepala Sapi Sambut Hari Raya Idul Adha
surya/ahmad pramudito
Juli Fitrianto 

SURYA.co.id | SURABAYA - Idul Adha jatuh pada Jumat (1/10/2017) ini menjadi momen pas buat Juli Fitrianto, barista Bioscoop Coffee and Delights, untuk menyajikan kreasi berbeda.

Di Hari Raya yang identik dengan hewan kurban ini Juli membuat hiasan kepala sapi di kopi yang dia suguhkan buat tamu.

Hidung mancung terlihat menonjol dari latte art yang berbentuk tiga dimensi itu. Sedang mata dan hidung sapi berwarna cokelat diperoleh dari percikan kopi.

Selain itu, gambar sapi ini kian menggemaskan karena masih ada tambahan tanduk dan kaki yang lengkap dengan kuku-kukunya.

“Di saat umat Islam merayakan Idul Adha, maka ini jadi ide menarik untuk diwujudkan dalam hiasan kopi,” tuturnya.

Sebagai barista, Juli mengaku selalu berupaya untuk membuat bentuk baru dalam kreasi latte artnya.
“Itu membuatku terus belajar dan belajar agar ada sesuatu yang baru,” tegasnya.

Menurut Juli, bagian paling sulit adalah saat membuat tanduk dan kaki. Sebab ukurannya lebih kecil dibanding kepala sapi. Jadi, ketelitian lebih dibutuhkan.

“Kalau salah sedikit saja berarti gagal, dan proses pembuatan harus diulang dari awal. Jadi perlu dilakukan pelan- pelan dan fokus," urainya.

Yang juga tidak mudah adalah membuat latte art tiga dimensi. Karena itu, Juli membuat bagian kepala sapi terlebih dulu, baru kemudian membuat bagian kaki dan tanduk sapi dialokasikan pada bagian akhir. Sedang detail mata dan hidung sapi diletakkan di bagian kepala sapi.

Juli mengingatkan, bentuk latte tiga dimensi hanya bertahan selama 10 menit. Setelah itu, foam susu yang digunakan dalam latte art ini pasti bakal menyusut.

Visual latte art pun berubah menjadi dua dimensi.

Karena itu, Juli menganjurkan kopi segera diminum. "Kalau mau difoto, ya segera selama 10 menit awal itu," imbuhnya.

Penulis: Achmad Pramudito
Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help