Surya/

Properti

Pasar Office Diprediksi Turun, Intiland Tetap Optimis Dapat Pasar

Meski survei memprediksi pasar perkantoran di Surabaya bakal menurun, tetapi Intiland optimistis masih dapat merebut pasar.

Pasar Office Diprediksi Turun, Intiland Tetap Optimis Dapat Pasar
surabaya.tribunnews.com/Sugiharto
Sinarto Dharmawan (Wakil Presiden Direktur Utama & COO) Hendro Gondokusumo (Presiden Direktur & CEO) dan Cosmas Batubara (Presiden Komisaris) mengamati maket usai melakukan topping off Apartemen Praxis, Rabu (30/8/2017). 

SURYA.co.id | SURABAYA - Lembaga survey properti Colliers Internasional memprediksi pasar gedung perkantoran atau office di Surabaya akan mengalami penurunan akibat perbandingan antara suplai dan permintaan. Sehingga pasar office akan mengalami over supply.

Sinarto Dharmawan, Wakil Presiden Direktur dan Chief Operation Officer Intiland menjelaskan, pihaknya menyiapkan gedung perkantoran yang cukup beda.

"Sehingga kami optimis akan ada segmen pasar yang masuk di gedung kami. Apalagi saat ini dari sekitar 185 unit kantor yang kami jual, sekitar 65 persen sudah terjual," jelas Sinarto, disela kegiatan topping off gedung Praxis, Rabu (30/8/2017).

Lebih lanjut, Sinarto menyebutkan, gedung perkantoran yang ada di Praxis, merupakan superblok dengan apartemen dan hotel. Memberikan pilihan bagi para penghuni apartement untuk tetap bisa berkantor dan menjamu klien-kliennya di hotel maupun di publik area yang disiapkan dua lantai di lantai dasar.

"Sebagai tahap awal, kami siapkan operasional awal bagi apartement. Kemudian lanjut office dan hotel. Targetnya mulai awal semester II tahun 2018," lanjut Harto Laksono, Direktur Pemasaran Intiland Grande.

Sementara terkait apartemen, dari 289 unit yang dipasarkan, sudah terjual sekitar 75 persen. Dengan adanya kegiatan topping off menurut Harto merupakan langkah yang bisa meningkatkan kepercayaan konsumen terhadap proyek Praxis.

"Saat ini kami melihat para konsumen adalah para investor. Mereka memerlukan nilai tambah dan dengan adanya kegiatan topping off ini, nilai lebih bisa didapat," jelas Harto.

Rencananya sebagai tahap awal, penyerahan diberikan kepada konsumen apartement. Kemudian office baru hotel. Untuk hotel, disediakan kamar sebanyak 288 kamar dengan nama Grand Mercure Hotel yang dioperatori oleh Accor Group.

"Untuk hotel ada di lantai 7 hingga 19. Dibawahnya adalah office dari lantai 3 hingga 6. Lantai 1 dan 2 adalah area publik dan fasilitas umum," lanjut Harto.

Area publik dan fasilitas umum akan berupa arena gym dan food and beverage. Pihak Intiland sedang dalam tahap pembicaraan dengan operator gym maupun tenant F and B tersebut.

Penulis: Sri Handi Lestari
Editor: Eben Haezer Panca
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help