Surya/

Travel

Seperti Ini Perbedaan Turis Asing dan Lokal saat Berwisata Naik Kereta Api

Ada beberapa perbedaan mendasar dari turis domestik dan turis asing saat naik kereta.

Seperti Ini Perbedaan Turis Asing dan Lokal saat Berwisata Naik Kereta Api
surya/ahmad zaimul haq
Ilustrasi kereta api 

SURYA.co.id | JAKARTA - Meski maskapai berbiaya rendah merajalela, kereta api tetap jadi transportasi favorit wisatawan.

Buktinya, di Indonesia, banyak turis asing yang naik kereta untuk perjalanan antar kota.

"Banyak dari mereka (turis asing) juga yang naik kereta wisata. Mayoritas dari Eropa, seperti Belanda dan Perancis. Juga turis Australia yang kebanyakan backpacker," kata Direktur Utama PT Kereta Api Pariwisata, Totok Suryono.

Ada beberapa perbedaan mendasar dari turis domestik dan turis asing saat naik kereta.

Totok menjelaskan, turis mancanegara lebih suka perjalanan pagi.

"Mereka lebih suka naik kereta jadwal pagi. Melihat pemandangan, foto-foto," katanya.

Lain halnya dengan turis domestik yang mayoritas lebih suka perjalanan malam.

Turis domestik, lanjut Totok, lebih memanfaatkan kereta jadwal malam agar tidak mengganggu waktu perjalanan.

"Turis domestik lebih suka perjalanan malam sehingga bisa tidur," tambahnya.

KA Wisata Priority yang beroperasi sejak 4 Agustus 2017 rupanya sudah cukup dikenal di kalangan turis asing.

Tak sedikit turis asing terutama asal Eropa yang mencoba kereta wisata ini.

"Di Indonesia, ini merupakan kereta wisata pertama. Sama halnya dengan di negara-negara lain seperti India, Eropa, Rusia, yang punya kereta wisata sendiri. Mereka rela bayar mahal untuk pengalaman," tutur Totok. (Sri Anindiati Nursastri)

Berita ini sudah tayang di kompas.com dengan judul : Ini Perbedaan Turis Domestik dan Mancanegara saat Naik KA

Editor: Titis Jati Permata
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help