Surya/

Berita Sidoarjo

First Travel Sidoarjo Siap Dipanggil Polisi- Rudy Hermanadi: Silahkan Jemaah Ambil Paspor di Kantor

"Kami terbuka kepada semua korban yang datang ke kantor. Kami pun tak akan lepas tangan, termasuk memenuhi panggilan polisi di Sidosrjo," kata Rudy.

First Travel Sidoarjo Siap Dipanggil Polisi- Rudy Hermanadi: Silahkan Jemaah Ambil Paspor di Kantor
surya/irwan syairwan
Kantor First Travel Sidoarjo di Ruko Pondok Mutiara. 

SURYA.co.id | SIDOARJO - Pihak First Travel Sidoarjo menyatakan siap memenuhi panggilan polisi terkait kasus dugaan penipuan jemaah umrah.

Hal ini diungkapkan Kepala Cabang (Kacab) First Travel Sidoarjo Rudy Hermanadi setelah pihaknya mengetahui para korban First Travel Sidoarjo melapor ke polisi yang kemudian jajaran Polresta Sidoarjo membentuk Crisis Center First Travel (CCFT), Selasa (29/8/2017).

Dihubungi via telepon, Rudy mengatakan tidak akan lepas tangan setelah kasus ini mencuat secara nasional.

"Kami terbuka kepada semua korban yang datang ke kantor. Kami pun tak akan lepas tangan, termasuk memenuhi panggilan polisi di Sidosrjo," kata Rudy.

Rudy menyatakan sebelum Polresta Sidoarjo membentuk CCFT, pihaknya sudah terlebih dahulu membuat crisis center tersebut.

Kantor First Travel Sidoarjo di Ruko Pondok Mutiara sudah menjadi tempat bagi para korban untuk mendapatkan informasi terbaru kasus yang membelit pemilik First Travel, yakni Andika Surachman dan Annisa Hasibuan, tersebut.

Rudy mengaku sudah memberikan data jemaah First Travel Sidoarjo ke Bareskrim Mabes Polri untuk upaya penyidikan.

"Meski secara resmi operasional kantor ditutup, tapi kami masih buka untuk melayani update terbaru kepada jemaah," sambungnya.

Kendati demikian, Rudy menyatakan tak memiliki kewenangan terkait ganti rugi para korban. Dia mengklaim pihaknya sama sekali tidak memegang uang jemaah, karena ketika jemaah membeli paket umrah First Travel, pembayaran langsung menuju rekening First Travel pusat.

"Tugas kami di sini hanya membantu kelengkapan dokumen dan administrasi jemaah untuk berangkat. Kalau uang, semua ditangani pusat," paparnya.

Saat ini Rudy mengaku masih berada di Jakarta tengah berupaya mendapatkan paspor para jemaah yang mendaftar di kantornya.

"Sebagian besar paspor jemaah sudah ada di kantor kami. Silakan jemaah mengambilnya," ujarnya.

Penulis: Irwan Syairwan
Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help