Surya/

Single Focus

Ferry Salanto: Tingkatkan Pengembangan Usaha

Untuk perkantoran, Fery mencatat ada penurunan okupansi sejak 2016. Bila tahun 2015 ada di kisaran 80 persen ke atas,2016 mulai menurun.

Ferry Salanto: Tingkatkan Pengembangan Usaha
surya/sugiharto
Ferry Salanto, Senior Associate Direktor/Research Colliers Internasional. 

SURYA.co.id | SURABAYA - Keberadaan properti komersial di kota Surabaya di tahun 2017 sudah mengalami kondisi yang tidak sebanding antara suplai dan permintaan.

Ferry Salanto, Senior Associate Direktor/Research Colliers Internasional, mencatat dari sektor perkantoran, apartemen, dan hotel, mulai mengalami penurunan konsumen.

"Jumlahnya lebih baik. Saat ini yang sudah existing mengalami pasar yang stagnan. Sementara sedang banyak pembangunan, yang suplai-nya bisa bertambah hingga tahun 2020 mendatang," kata Ferry saat hadir di Surabaya, Senin (21/8/2017).

Untuk perkantoran, Fery mencatat ada penurunan okupansi sejak tahun 2016. Bila tahun 2015 ada di kisaran 80 persen ke atas, tahun 2016 mulai menurun hingga 75 persen. Kemudian di tahun 2017 ini stagnan di angka tersebut.

Begitu juga dengan apartement, stagnan di 60 persen sejak semester II tahun 2015. Begitu juga demand atau permintaannya juga stagnan.

Sedangkan untuk mal, ditengah sektor retail yang turun, mal kelas menengah ke atas tumbuh.

"Para usahawan yang menyewa di mal masih tumbuh. Meski okupansi juga mulai menurun," tambah Fery.

Kondisi ini, bisa diantisipasi bila pengembangan bisnis bisa dilakukan. Misalnya, pengembangan usaha atau bisnis masyarakat Jakarta untuk membuka kantor di Surabaya.

Membuka cabang, sehingga mendorong untuk kehadiran dari daerah lain, kemudian memanfaatkan kantor di Surabaya sekaligus tempat tinggal dan tempat kongkow-kongkownya.

Surabaya sebagai kota bisnis memiliki potensi yang tidak kalah besar dibanding Jakarta. Karena itu, bila pengembangan usaha atau bisnis bisa ditingkatkan, demand komersial properti akan naik.

Apalagi pertumbuhan ekonomi di Jawa Timur sudah mampu diatas nasional.

Penulis: Sri Handi Lestari
Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help