Surya/

Lifestyle

Desainer Muda Berkreasi Kenakan Sarung, Pas Buat Busana Sehari-Hari

“Aku nggak pake peniti. Cuma diikat-ikat saja di beberapa bagian dan menyesuaikan lekukan di bagian kaki sehingga nyaman buat berjalan,” kata Ayudia.

Desainer Muda Berkreasi Kenakan Sarung, Pas Buat Busana Sehari-Hari
surya/ahmad pramudito
Para desainer muda Surabaya menerima tantangan memasang kain sarung tanpa jahitan di tubuhnya. Kain sepanjang 240 cm itu dililitkan di tubuh hanya memakai bantuan peniti. 

SURYA.co.id | SURABAYA - Sarung tak lagi jadi busana untuk dipakai pria ke masjid. Sarung bisa pula jadi busana sehari, yang pas dikenakan untuk beragam acara bagi pria maupun wanita.

Tantangan itulah yang diberikan pada para desainer muda Kota Surabaya yang hadir di acara Indonesian Fashion Chamber (IFC) Community Gathering di Pakuwon Mall Surabaya.

Sekitar 25 desainer mencoba memakai kain sarung dalam beragam bentuk hanya dengan bekal peniti untuk mengaitkan bagian-bagian sarung sehingga melekat di tubuh.

“Aku nggak pake peniti. Cuma diikat-ikat saja di beberapa bagian dan menyesuaikan lekukan di bagian kaki sehingga nyaman buat berjalan,” kata Ayudia, salah seorang desainer muda begitu usai menyelesaikan tantangan yang diberikan pihak penyelenggara.

Sementara Carissa Lareina mengaku perlu pakai tiga peniti supaya kain sarung bisa dipakai nyaman di tubuh.

“Penitinya ditaruh di lipatan supaya tidak tampak sehingga kesannya lebih menarik,” ungkapnya.

Menurut Alfiana Candrajani, Ketua IFC Surabaya Chapter, sarung belakangan disukai lantaran praktis penggunaannya.

Sementara bagi para desainer, menggunakan kain sarung untuk bahan pakaian juga praktis dan bisa dimaksimalkan penggunaannya sehingga minim kain perca.

Memaksimalkan bahan untuk busana ini, lanjut Alfiana, sangat penting agar tidak banyak bahan terbuang percuma.

“Banyak desainer yang kreatif menghadirkan rancangan-rancangan berbahan sarung. Fenomena ini tak hanya di Indonesia, di luar negeri pun makin banyak penikmat fashion memakai sarung,” katanya.

Halaman
12
Penulis: Achmad Pramudito
Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help