Surya/

Lifestyle

Desainer Tas Huraira Pameran di Eropa- Gandeng Penjahit Kampung dan Perajin Kulit di Pelosok

Salah satu corak yang mendominasi etalase di galeri HLB adalah corak rumbai pada setiap tas.

Desainer Tas Huraira Pameran di Eropa- Gandeng Penjahit Kampung dan Perajin Kulit di Pelosok
surya/nuraini faiq
Siti Huraira, desainer yang sekaligus pelaku UKM Kerajinan tas berlabel Huraira Leather Bag di Galerinya di Jl Jambi Surabaya. 

SURYA.co.id | SURABAYA - Puluhan tas elegan tertata cantik di etalase sang desainer Siti Huraira Jl Jambi nomor 3 Surabaya. Tidak seperti biasa ditemui di mal atau butik umum lainnya. Tas-tas itu sangat unik.

Tidak hanya tampak istimewa, namun tas dengan label Huraira Leather Bag (HLB) itu tampak berkelas. Namun, hampir semua warna, corak, dan desainnya begitu halus.

Saat Surya.co.id berkunjung ke Galery Huraira Leather Bag di belakang RS RKZ Surabaya itu, kesan berkelas tampak pada tas-tas buah karya Ira, sapaan akrab Siti Huraira. Coraknya begitu lembut.

Salah satu corak yang mendominasi etalase di galeri HLB adalah corak rumbai pada setiap tas. Bahkan gagang tas juga dibiarkan ada ikatan kulit yang juga terurai saling menyambung.

"Tas berumbai ini yang akan kami bawa ke Eropa. Di pameran fashion internasional Collection Premier Moscow 2017, saya mewakili Indonesia," ucap Ira, akhir pekan kemarin.

Selain Ira ada lima perwakilan pelaku fashion, desainer, dan produsen Indonesia di pameran fashion terbesar di Eropa itu, termasuk desainer kondang Itang Yunas.

Ira sengaja memilih tas berumbai bukan tanpa alasan. Ia ingin menunjukkan sentuhan Nusantara di mata internasional.

Ibu dua anak ini mengusung tema "Water Fall" pada air terjun.

"Rumbai itu identik dengan kedinamisan. Rumbai ini merepresentasikan air terjun yang ada di Jatim," ucap sarjana hukum ini.

Meski sarjana hukum (alumni Universitas Islam Indonesia Yogyakarta), Ira yang hobi menggambar sejak SD ini jago desain tas. Dia tak percaya kalau hasil desainnya kini mendunia.

Halaman
12
Penulis: Nuraini Faiq
Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help