Surya/

Lapor Cak

Mulai Oktober, Tak Miliki E-Payment bakal Tak Bisa Masuk Tol

"Setiap operator jalan tol nanti dilarang menerima pembayaran tunai untuk bayar tol di setiap Gardu tol," ucap Agus Triono.

Mulai Oktober, Tak Miliki E-Payment bakal Tak Bisa Masuk Tol
surya/nuraini faiq
Mulai Oktober 2017 pengguna jalan tol wajib pakai e-Money. 

SURYA.co.id | SURABAYA - Siap-siap bagi pemilik kendaraan yang biasa melintas di ruas jalan tol. Mereka tidak bisa lagi melintas di jalan yang diklaim bebas hambatan ini jika tak memiliki elektronic payment (e-payment).

Pengguna jalan yang selama ini tak memiliki e-money atau e-payment bakal tidak bisa masuk ke ruas tol mana pun di Surabaya. Setidaknya setiap jalan tol yang sudah beroperasi selama ini.

"Setiap operator jalan tol nanti dilarang menerima pembayaran tunai untuk bayar tol di setiap Gardu tol," ucap Humas PT Jasa Marga Cabang Surabaya-Gempol, Agus Triono, Senin (21/8/2017).

Pemerintah setidaknya mengharuskan mulai Oktober 2017 para pengelola jalan tol untuk mengalihkan semua pembayaran jasa ini melalui e-money.

Tidak ada alasan bagi pengguna jalan untuk tidak memiliki kartu elektronik untuk pembayaran di setiap gardu tol.

"Sesuai edaran resmi bahwa kami dilarang melayani pengguna tol dengan pembayaran tunai. Wajib menggunakan e-payment," tandas Agus.

Konsekuensinya, di setiap gardu tol besok tak ada lagi petugas yang stand By menarik dan mengembalikan uang Cash pengguna jasa tol.

Semua gardu tol juga tak lagi ada Gate yang menyisakan satu pun untuk pembayaran tunai ini.

Semua Gate akan dilengkapi sensor dan alat yang hanya untuk tapping e-money.

"Semua gerbang tol hanya bisa dibuka setelah dilalukan tapping. Jadi jika tak ada e-payment tak bisa masuk tol," urai Agus.

Halaman
12
Penulis: Nuraini Faiq
Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help