Surya/

Pilgub Jatim 2018

Dahlan Iskan: Duet Gus Ipul-Anas Mudahkan Pembangunan Jatim

Menurut dia, selama ini Gus Ipul telah menunjukkan sikapnya sebagai seorang Nahdliyyin yang dengan kesabarannya menjadi pendamping Gubernur Soekarwo.

Dahlan Iskan: Duet Gus Ipul-Anas Mudahkan Pembangunan Jatim
surya/bobby constantine koloway (Bobby)
Tokoh Jawa Timur, Dahlan Iskan (kanan) dan Pakar Komunikasi Redi Panuju (kiri) menjadi pembicara pada sarasehan Majelis Alumni IPNU di Hotel JW Marriott, Minggu (20/8/2017). 

SURYA.co.id | SURABAYA - Tokoh Jawa Timur, Dahlan Iskan menilai Saifullah Yusuf (Gus Ipul) bisa menggandeng Abdullah Azwar Anas sebagai pasangan calon Gubernur dan wakilnya dalam Pemilihan Kepala Daerah 2018.

"Kalau keduanya bisa bergandengan dengan partai-partai politik maka kemungkinan majunya Jawa Timur akan semakin mudah tercapai," ujar Dahlan pada sarasehan Majelis Alumni Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama di Surabaya, Minggu (20/8/2017).

Menurut dia, selama ini Gus Ipul telah menunjukkan sikapnya sebagai seorang Nahdliyyin yang dengan kesabarannya menjadi pendamping Gubernur Jatim Soekarwo selama hampir dua periode.

"Itu menunjukkan seorang Saifullah Yusuf yang Tawadhu (rendah hati dan tidak sombong). Sangat jarang duet kepala daerah tuntas hingga 10 tahun karena biasanya bulan madunya hanya enam bulan," ucap Dahlan yang didapuk sebagai pembicara pada acara ini.

"Setelah enam bulan, mereka akan mencari panggung sendiri-sendiri untuk kemudian pisah kongsi di periode kedua menjabat. Namun, tidak demikian dengan Gus Ipul ini," ucap Mantan Direktur Utama PLN ini.

Mantan Menteri BUMN tersebut juga memuji Abdullah Azwar Anas yang saat ini menjabat Bupati Banyuwangi.

Menurut Dahlan, Anas memiliki kualitas sebagai seorang tokoh muda yang dengan jiwa kepemimpinan maupun intelektual tinggi.

"Tokoh muda NU yang intelektualitas, baik di bidang manajerial maupun entrepreneur saat ini adalah Anas. Ini dibuktikan dengan hasilnya yang konkret dan diakui semua pihak," kata Dahlan.

Karena itulah, Dahlan Iskan berharap NU pada Pilkada Jatim yang diselenggarakan 27 Juni 2018 memiliki satu calon saja sehingga tidak bersaing sesama kader karena dikhawatirkan dimenangkan oleh pihak ketiga.

Pada kesempatan tersebut, turut menjadi pembicara lainnya adalah Pakar Komunikasi Redi Panuju yang menyampaikan bahwa sesuai hasil survei SSC jika Pilkada digelar sekarang maka Gus Ipul pemenangnya, sedangkan Anas jika dipasangkan dengan siapapun akan menang.

"Tapi itu sekarang, dan prosesnya masih setahun lagi sehingga semua bisa terjadi," kata Penasihat Surabaya Survei Centre serta dosen Pascasarjana Ilmu Komunikasi Unitomo Surabaya tersebut.

Sementara itu, Wakil Gubernur Jatim Saifullah Yusuf yang hadir menjadi pembicara di sesi berikutnya menyampaikan paparan perekonomian di Jatim serta upaya Pemprov mengatasi persoalan kemiskinan sekaligus kesenjangan.

Tak itu saja, Ketua PBNU tersebut juga berharap IPNU sebagai generasi berkualitas mengawal Jatim tetap "Adem" yaitu Aman, Damai, Ekonomi meningkat dan Masyarakatnya bahagia.

"IPNU maupun IPPNU pasti memiliki kualitas sumber daya manusia yang hebat sehingga sebagai generasi penerus akan mampu membawa bangsa ini menjadi lebih baik dan hebat," katanya.

Penulis: Bobby Constantine Koloway
Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help