Surya/

Berita Jombang

Ditangkap Nyabu di Jombang, Mahasiswa Ini Ternyata Juga DPO Polsek Mojoanyar Mojokerto

Seorang di antara yang ditangkap itu ternyata termasuk dalam daftar pencarian orang (DPO) Polsek Mojoanyar, Mojokerto.

Ditangkap Nyabu di Jombang, Mahasiswa Ini Ternyata Juga DPO Polsek Mojoanyar Mojokerto
pixabay
Ilustrasi 

SURYA.co.id | JOMBANG - Petugas Polsek Kesamben, Jombang, meringkus tiga pria yang ketahuan sedang asyik mengonsumsi sabu-sabu.

Selain itu, mereka juga diduga pengedar obat keras berbahaya (okerbaya) jenis Double L.

Seorang di antara yang ditangkap itu ternyata termasuk dalam daftar pencarian orang (DPO) Polsek Mojoanyar, Mojokerto.

Dia berstatus mahasiswa di salah satu perguruan tinggi swasta di Jombang.

Kapolsek Kesamben AKP Miftahul Amin, mengatakan tiga orang itu ditangkap saat mereka sedang pesta sabu-sabu, Jumat sore (18/8/2017).

Ketiganya adalah Boby (23), mahasiswa warga Dusun Garu Desa Podoroto, Kecamatan Kesamben Jombang (DPO Polsek Mojoanyar Mojokerto), dan dua temannya, Jainury (39) dan A Fatony E (28) keduanya warga Desa Wuluh, Kesamben, Jombang.

"Ketiganya digerebek di Dusun Garu Podoroto Kesamben ketika berpesta sabu sekitar Jumat lalu pukul 16.00 WIB," kata Kapolsek Kesamben AKP Miftakhul Amin, Minggu (20/8/2018).

Bersamaan itu, petugas juga menyita sejumlah barang bukti berupa 3 buah bong (alat isap), alat pembakar, 1 buah timbangan, 1 buah ponsel, 1 buah lilin.

"Ditambah 4 buah korek api, 3 buah sedotan, 11 buah plastik klip sisa sabu, 4 plastik isi setengah gram sabu, 5052 pil Double L," terang Miftakhul Amin.

Saat ini, tiga tersangka ditahan di sel mapolsek untuk proses hukum lebih lanjut.

"Ketiganya dijerat dengan pasal 112 ayat 1 jo pasal 127 ayat 1 (a) Undang-undang 35 tahun 2009 tentang Narkotika," pungkas Miftakhul Amin.

Penulis: Sutono
Editor: Titis Jati Permata
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help