Surya/

Lifestyle

Bamboo Mural Festival: Ajang Kreasi Street Artists Gunakan Bambu sebagai Media Gambar

“Bamboo Mural Festival seperti ini merupakan yang pertama di Indonesia,” tegas X-Go, penggagas acara tersebut, Selasa (15/8/2017).

Bamboo Mural Festival: Ajang Kreasi Street Artists Gunakan Bambu sebagai Media Gambar
surya/ahmad pramudito
Seniman street art mengekspresikan gagasan melalui tirai bambu sebagai media gambar. 

SURYA.co.id | SURABAYA - Seni apa pun memang tak lepas dari kreativitas. Bertolak dari unsure kreativitas pula maka seni mural tak lagi sebatas menggunakan tembok sebagai bidang lukisnya.

Perkembangan belakangan street art ini juga sudah banyak yang beralih ke media kanvas. Dan paling gres, seniman muda Surabaya menjajal memakai tirai bambu sebagai media gambar.

Media apa pun yang digunakan, yang penting bagi para seniman ini adalah kesempatan untuk mengungkapkan ekspresi dan eksistensi diri.

“Bamboo Mural Festival seperti ini merupakan yang pertama di Indonesia,” tegas X-Go, penggagas acara tersebut, Selasa (15/8/2017).

Sebanyak 15 street artists dari Surabaya, Jakarta, Yogyakarta, Sidoarjo, dan Madura bersama unjuk kemampuan menggambar di atas tirai bambu.

Untuk acara spesial ini peserta disodori tema ‘Indonesia, Kopi, dan Bambu’.

“Ini erat kaitannya dengan bulan Agustus saat kita merayakan kemerdekaan,” imbuh X-Go yang juga motor dari komunitas Bunuh Diri Studio.

Menurut X-Go, kopi maupun bambu tak bisa dilepaskan dari nama besar dan eksistensi negara Indonesia.

“Bambu dan kopi merupakan aset terbesar bangsa kita yang patut kita lestarikan,” tuturnya.

Selain demo melukis di atas tirai bambu, juga dipajang karya para seniman dari Serikat Mural Surabaya yang menggunakan barang dari bahan bambu, seperti tampah, caping, krei, dan taplak bambu sebagai media lukisnya.

Halaman
12
Penulis: Achmad Pramudito
Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help