Pemkot Surabaya

Pemkot Alihkan Dana SMA/SMK- Untuk Merger Sekolah dan Insentif Guru, tapi Tunggu soal ini Rampung

Merger dua hingga tiga sekolah menjadi satu dianggap Risma sebagai solusi permasalah tersebut.

Pemkot Alihkan Dana SMA/SMK- Untuk Merger Sekolah dan Insentif Guru, tapi Tunggu soal ini Rampung
surya/fatimatuz zahroh
Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini 

SURYA.CO.ID | SURABAYA - Wali Kota Surabaya memastikan pengalihan pengelolaan SMA/SMK ke Pemprov Jatim membuat anggaran pendidikan di jenjang itu dialihkan ke SD dan SMP.

Wanita yang juga mantan Kepala Bappeko menyebut anggaran itu akan dimaksimalkan untuk peningkatan program pendidikan di dua jenjang tersebut.

"Kemarin saat ada SMA/SMK di bawah kewenangan kita, SD dan SMP memang harus saling berbagi. Namun karena sekarang aturannya berubah, maka kita akan atur untuk mengoptimalkan peningkatan di dua jenjang itu," ucap Risma, Selasa (15/8/2017).

Ia mengatakan akan menambah sekolah merger. Alasan pertama adalah karena jumlah guru yang semakin berkurang. Padahal Surabaya sudah banyak menampung guru pindahan dari daerah lain.

Namun, banyak juga guru dalam Kota Surabaya yang pindah ke luar kota sehingga kebutuhan guru semakin meningkat.

Merger dua hingga tiga sekolah menjadi satu dianggap Risma sebagai solusi permasalah tersebut.

"Lalu gedung sekolah yang berdekatan kita akan merger juga. Modelnya akan kita vertikalkan jadi sampai tiga lantai. Sehingga lahan sisa sekolah yang lama bisa dipakai untuk lapangan olahraga," kata Risma.

Tidak hanya itu Risma juga akan memanfaatkan anggaran pengalihan dari SMA/SMK sekitar Rp 180 miliar untuk menambah kesejahteraan bagi guru di SD dan SMP. Bentuknya akan berupa tunjangan.

Namun, Risma mengaku masih belum menentukan bentuk pastinya untuk pemberian tunjangan itu. Beberapa opsi selain tunjangan adalah insensitif.

"Belum. Aku belum tahu nanti bentuknya bagaimana. Yang jelas aku ingin agar kesejahteraan guru kita bisa ditingkatkan," ucapnya.

Saat ini bentuknya masih dibahas dalam kebijakan umum anggaran prioritas plafon anggaran sementara (KUA PPAS) perubahan anggaran keuangan APBD 2017 yang kini sedang disusun oleh Pemkot.

Ia mengupayakan paling tidak bulan depan berkas KUA PPAS itu segera rampung dan segera diajukan. Perubahan dan pengalihan anggaran SMA/SMK itu juga akan dilajukan dan perubangan keuangan ini.

"Untuk berapa tambahan anggaran belanja kita dalam perubahan anggaran keuangan ini aku belum bisa mastikan. Yang jelas terus berubah angkanya karena pendapatan kita juga bertambah terus," kata Risma.

Penulis: Fatimatuz Zahro
Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved