Viral Media Sosial

Polisi Korban Pemukulan Oknum Tentara Pekanbaru Pernah Bermain Sinetron Ganteng-ganteng Serigala

Nama Bripda Yoga Vernando ramai diperbincangkan setelah sebuah video pemukulan oknum tentara terhadap polisi di jalan viral di media sosial.

Polisi Korban Pemukulan Oknum Tentara Pekanbaru Pernah Bermain Sinetron Ganteng-ganteng Serigala
instagram
Bripda Yoga Vernando 

SURYA.co.id - Nama Bripda Yoga Vernando ramai diperbincangkan setelah sebuah video pemukulan oknum tentara terhadap polisi di jalan viral di media sosial. 

Polisi yang menjadi korban pemukulan itu lah Bripda Yoga Vernando

Nama Bripda Yoga semakin melambung saat diketahui, personil Satlantas POlresta Pekanbaru ini ternyata pernah bermain sinetron. 

Hal itu dilakukan sebelum Bripda Yoga masuk ke kepolisian. 

"Dua tahunanlah, sekitar tahun 2013 sampai 2014. Ada dua sinetron waktu itu," tuturnya dikutip dari Tribunnews.

Dua sinetron yang dibintanginya saat itu adalah "Ganteng-Ganteng Serigala" dan "Diam-Diam Suka" yang ditayangkan di salah satu stasiun televisi swasta.

Dia mengaku bermain dalam 6 episode di sinetron GGS dan 4 episode di DDS.

Sebelum menjadi personel Satlantas, pria kelahiran 4 November 1994 ini sempat bertugas di Sat Sabhara Polresta Pekanbaru di tahun 2015.

"Dua bulan tugas di Sabhara, lalu jadi ajudannya Pak Wakapolresta Ady Wibowo. Baru pindah ke Lantas," tutur dia.

Yoga menghabiskan masa sekolahnya dari SD hingga SMA di Pekanbaru. Dia dan kedua saudara laki-lakinya menjadi polisi karena ingin melanjutkan jejak sang ayah yang juga polisi.

Saat disinggung peristiwa yang dialaminya dengan anggota TNI tersebut, Yoga tidak mau ambil pusing.

"Saya memang waktu itu berusaha sabar saja, tidak mau ikut emosi. Terlebih waktu itu masyarakat juga sudah ramai berkumpul. Padahal sebelumnya saya juga sempat mengajak dia (WS) untuk bicara baik-baik," tutupnya.

Editor: Musahadah
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help