Surya/

Sopir Taksi Online di Surabaya Dirampok dan Disekap - Polisi Berhasil Ringkus Satu Pelakunya

Polisi berhasil meringkus seorang anggota komplotan perampok taksi online yang beberapa waktu lalu merampas mobil dan menyekap sopirnya di Bangkalan.

Sopir Taksi Online di Surabaya Dirampok dan Disekap - Polisi Berhasil Ringkus Satu Pelakunya
ist
ilustrasi 

SURYA.co.id | SURABAYA - Pengejaran yang dilakukan Satreskrim Polres Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya terhadap komplotan perampok mobil taksi online menuai hasil.

Satu pelaku diringkus di tempat pelariannya di Ponorogo.

Satu pelaku yang diamankan tim Resmob Polres Pelabuhan Tanjung Perak, yakni RAT alias AM alias W. Dia tertangkap di Ponorogo, Sabtu (12/8/2017) malam.

"Pengejaran yang kami lakukan membuahkan hasil, satu pelaku sudah kami amankan. Pelaku diamankan saat lari ke Ponorogo," sebut AKP Ardian Satrio Utomo, Kasat Reskrim Polres Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya, Minggu (13/8/2017).

Menurut Ardian, RAT inilah yang memesan mobil taksi online yang dikemudikan Mustakim. Warga Petemon Sidomulyo Surabaya ini sebagai pengemudi mobil Mobilo L 1875 GQ mengantarkan RAT berserta tiga temannya dari seputar terminan bus Bungurasi Sidoarjo ke Jl Kalimas Barat Surabaya, Minggu (6/8/2017) malam.

Selain itu, RAT juga berperan sebagai pengemudi mobil setelah korban Mustakim ditodong senjata tajam dan disekapnya di dalam mobil. RAT mengemudi mobil dari Surabaya menuju Bangkalan, Madura.

"Kami masih memburu pelaku lainnya, karena jumlah pelaku diperkirakan lebih dari lima orang," tutur Ardian.

(Baca: Nyaru Penumpang, Kawanan Rampok Menyekap Sopir Taksi Online di Surabaya dan Merampas Mobilnya)

Diberitakan sebelumnya, Mustakim menajdi korban perampokan dengan mobil yang dikemudikan sebagai taksi online dirampas di Jl Kalimas Barat, Minggu 96/8/2017) malam. Mobiol tersbeut merupakan mobil sewa da pemiliknya asal Babatan, Wiyung Surabaya.

Dari hasil penyidikan yang sudah dilakukan polisi, para pelaku menyekap korban dengan mata, mulut dan tangan dilakban. Penyekapan dilakukan para pelaku di mobil dari Surabaya hingga Bangkalan.

Setelah itu, korban dibuang di tepi jalan daerah Burneh, Bangkalan. Korban akhirnya ditemukan kernet bus pahala Kencana di tepi jalan dalam keadaan terikat, mulut dan mata tertutup lakban, Senin (7/8/2017).

(Menarik Dibaca: Momen Kocak Saat Presiden Jokowi Ketemu Santri Paling Ganteng di Jember)

Penulis: Fatkhul Alami
Editor: Eben Haezer Panca
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help