Surya/

Taman Kreatif

Begini Gairah Pegiat Startup Surabaya Sambut Working Space di Eks TPA Keputih

Founder startup Cak Trans, Yosephus Widyawan mengaku, ide Pemkot membangun working space di Keputih dan Siola membantu bisnis dunia digital.

Begini Gairah Pegiat Startup Surabaya Sambut Working Space di Eks TPA Keputih
Beberapa fasilitas di Taman Kreatif Eks TPA Keputih yang akan dibangun oleh Pemerintah Kota Surabaya menggunakan anggaran sekitar Rp 4 miliar. 

SURYA.CO.ID, SURABAYA - Rencana Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya yang akan memberi ruang bagi anak muda penggiat startup di ruang insinerator eks TPA Keputih disambut antusias oleh para pegiat startup.

Mereka mengaku tidak sabar dengan rencana Pemkot itu. Tidak hanya rencana working space di Keputih, tapi juga yang ada di Gedung Siola.

Belakangan ini, Pemkot gencar segera meluncurkan working space yang ada di Siola.

Founder startup Cak Trans, Yosephus Widyawan mengaku, ide Pemkot membangun working space di Keputih dan Siola membantu perkembangan bisnis di dunia digital.

Menurutnya, tak hanya sarana dan prasana saja disediakan, melainkan juga jalur koneksi menuju investor maupun perusahaan yang sudah mapan di masing-masing bidang.

"Yang paling penting menurut saya, Pemkot dapat memainkan perannya sebagai katalisator, yg menghubungkan pelaku startup dengan market, mentor, dan investor," ucap pebisnis yang bergelut di bidang pengiriman barang ini.

Ia juga menyarankan agar Pemkot tidak hanya mewadahi satu bidang saja. Melainkan banyak bidang start up. Yang kemudian ada pendataan bidang usahanya.

"Fasilitas sarana dan prasarana bisa mengakomodasi kebutuhan warga yang sedang membangun start up di bidang-bidang tersebut," tandas Yoseph yang sempat mencoba bisnis angkutan online ini.

Pelaku startup lain, Akbar Maulana Sugianto yang juga Manager Director dari LYZ Visual mengatakan, adanya working space itu sangat membantu pegiat start up. 

Namun, yang harus juga diperhatikan Pemkot dalam membangun working space adalah pelaku start up yang akan dimasukkan di sana.

Halaman
12
Penulis: Fatimatuz Zahro
Editor: Iksan Fauzi
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help