Surya/

Baru 4 Hari Jadi Peserta BPJS Ketenagakerjaan, Ahli WarisTKI Dapat Santunan Rp 85 Juta dan Beasiswa

Erni meninggal dunia di kantor jasa penempatan TKI dan penyerahan santunan disiapkan pada Selasa (15/7/2017).

Baru 4 Hari Jadi Peserta BPJS Ketenagakerjaan, Ahli WarisTKI  Dapat Santunan Rp 85 Juta dan Beasiswa
surya/sri handi lestari
Stan BPJS TK saat mengikuti pameran NU Expo di JX Internasional Expo, Surabaya, Rabu (21/12/2016). 

SURYA.co.id | SURABAYA - Perlindungan kerja lewat Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan untuk Tenaga Kerja Indonesia (TKI), berhasil memberi manfaat bagi ahli waris.

Salah satunya dirasakan peserta TKI meninggal dunia, atas nama Erni Purwanti, asal Tangerang.

Erni meninggal dunia di kantor jasa penempatan TKI dan penyerahan santunan disiapkan pada Selasa (15/7/2017).

"Almarhumah mendapatkan santunan Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK), meski baru empat hari terdaftar sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan," jelas Teguh Purwanto, Kepala Kantor Wilayah BPJS Ketenagakerjaan Banten, dalam rilis yang dikirimkan, Minggu (13/8/2017).

Teguh mengungkapkan, Erni diketahui meninggal dunia pada Selasa (7/8/2017).

Terjadi di kantor Pelaksana Penempatan TKI Swasta (PPTKIS), PT Bina Adidaya Mandiri Internasional di Tangerang, Banten.

Setelah ditemukan tidak sadar di kamar mandi PPTKIS, almarhumah langsung dilarikan ke RSUD Tangerang oleh pihak penampungan, namun sudah tidak dapat diselamatkan.

"Kami turut berduka cita atas musibah ini, semoga keluarga yang ditinggalkan diberikan kesabaran dan keikhlasan," tambah Teguh.

Direktur Utama BPJS Ketenagakerjaan, Agus Susanto menyampaikan rasa berduka kepada keluarga almarhumah.

Menurut Agus dengan telah terdaftarnya almarhumah sebagai peserta program perlindungan TKI pada tanggal 3 Agustus 2017, tentunya ahli waris almarhumah akan mendapatkan santunan JKK sesuai ketentuan.

"Semua tentunya tidak berharap kejadian seperti ini terjadi, bagaimanapun kehadiran keluarga adalah hal yang paling utama bagi kita, namun perlindungan BPJS Ketenagakerjaan merupakan bentuk persiapan atas kemungkinan buruk yang dapat menimpa kita", tambah Agus.

Sesuai Permenaker Nomor 07/072017, ahli waris almarhumah akan mendapatkan santunan Rp85 juta dan beasiswa untuk satu orang anaknya hingga lulus sarjana.

"Kami akan memastikan ahli waris segera mendapatkan haknya. Kami harap santunan dan beasiswa yang kami sampaikan dapat membantu meringankan beban ahli waris", ujar Agus

Penulis: Sri Handi Lestari
Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help