Surya/

MOB Ubaya Ditutup Dengan Berbagai Penampilan Unggulan Para Mahasiswa

MOB Ubaya ini dikemas dengan tema besar yaitu ‘Mahasura’ dalam bahasa Sansekerta yang berarti pejuang tangguh harapan nusantara.

MOB Ubaya Ditutup Dengan Berbagai Penampilan Unggulan Para Mahasiswa - mob-ubaya_20170812_215055.jpg
SURYA/Ahmad Zaimul Haq
Penutupan masa orientasi mahasiswa baru di depan perpustakaan Universitas Surabaya, Sabtu (12/8/2017).
MOB Ubaya Ditutup Dengan Berbagai Penampilan Unggulan Para Mahasiswa - mob-ubaya_20170812_215219.jpg
SURYA/Ahmad Zaimul Haq
MEMUKAU - Penampilan tari Banyuwangi Sri Ganyong dipadu atraksi obor api memeriahkan penutupan masa orientasi mahasiswa baru di depan perpustakaan, Sabtu (12/8/2017)
MOB Ubaya Ditutup Dengan Berbagai Penampilan Unggulan Para Mahasiswa - mob-ubaya_20170812_215416.jpg
SURYA/Ahmad Zaimul Haq
Atraksi semburan api menarik perhatian para mahasiswa baru, di lapangan parkir Ubaya, Sabtu (12/8/2017).

SURYA.co.id | SURABAYA - Universitas menjadi tempat berkumpulnya mahasiswa dari berbagai daerah dan latar belakang. Untuk itu selama 10 hari mahasiswa baru Universitas Surabaya (Ubaya) mengikuti Masa Orientasi Bersama (MOB). MOB ini dikemas dengan tema besar yaitu ‘Mahasura’ dalam bahasa Sansekerta yang berarti pejuang tangguh harapan nusantara.

Kegiatan yang dibagi menjadi beberapa rangkaian kegiatan mulai dari tingkat Universitas,Fakultas dan Rektor Cup, malam ini ditutup dengan berbagai penampilan unggulan mahasiswa lama dan baru.

Salah satunya penampilan kolaborasi Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Tari dan penampilan mahasiswa Manajemen. Penampilan tari kreasi Sri Ganyong asal Banyuwangi yang dipadukan dengan atraksi semburan api menarik perhatian para mahasiswa baru.

Elyna Artha (20), ketua UKM Tari mengungkapkan timnya sangat bersemangat tampil di hadapan mahasiswa baru. Apalagi tahun ini UKM ini telah menerima anggota baru mencapai 200 orang. Tarian ini mengisahkan kehidupan gadis desa yang tidak bisa beradaptasi dengan perkotaan.

“Kami tetap ingin menonjolkan sisi tradisional dari UKM kami dengan tarian Sri Ganyong, tetapi kami tidak mau ketinggalan zaman dengan tetap mempelajari tarian modern,”ungkapnya usai tampil dalam penutupan MOB di lapangan parkir Ubaya, Sabtu (12/8/2017).

Selain tarian, juga terdapat penampilan mahassiwa yang menyanyikan mahasiswa lama. Saat membawakan lagu Indonesia Pusaka, mahasiswa baru yang melihat secara spontan menyalakan lampu pada gadget mereka. Hingga lapangan Ubaya yang awalnya hanya dihiasi lampu sorot berubah meriah dengan gemerlap cahaya.

Nabbilah Amir, ketua panitia mengungkapkan konsep MOB kali ini menonjolkan Indonesia. MOB juga mengambil tagline ‘Aku Ubaya Aku Indonesia’.

“Jadi selain membakar semangat mereka, kami juga mau menunjukkan satu kesatuan mereka yang tersebar dari Sabang sampai Merauke,”ucapnya.

Dikatakan dosen Fakultas Hukum ini karena konsepnya sangat Indonesia dan anak muda. Maka banyak performer itu juara rektor cup dan juga mahasiswa lama. Bahkan untuk penampilan produk fashion mahasiswa Industri Kreatif melibatkan mahasiswa baru.

Penulis: Sulvi Sofiana
Editor: Cak Sur
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help