Surya/

Berita Jombang

Ikuti Kontes Matematika di Singapura, Dua Siswi MTsN Tambakberas Jombang Sabet Medali

Prestasi membanggakan diraih dua siswi MTsN Tambakberas, Jombang, saat mengikuti Kontes Matematikan Internasional di Singapura

Ikuti Kontes Matematika di Singapura, Dua Siswi MTsN Tambakberas Jombang Sabet Medali
SURYA/Sutono
Dua siswi Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) Tambakberas Jombang, Ardhiya Nitya Hardiyanti (tengah) dan Zuhairini Sabrina (kiri) saat menerima beasiswa dari Kepala MTs Muhammad Syueb. 

SURYA.co.id | JOMBANG - Prestasi membanggakan diraih dua siswi Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) Tambakberas, Jombang, saat mengikuti Kontes Matematikan Internasional (International Mathematics Contest/IMC) di Singapura, pada 4 hingga 7 Agustus lalu.

Kedua siswi itu adalah Ardhiya Nitya Hardiyanti (klas VIII), meraih peringkat atau juara kedua dengan mendapatkan medali perak dan Zuhairini Sabrina Zakiyah (klas VII) meraih juara harapan.

Guna memberikan penghargaan atas prestasi yang diraih dua siswinya itu, MTsN Tambakberas memberikan beasiswa kepada keduanya. Penyerahan dilakukan di hadapan ribuan siswa MTsN Tambakberas, Sabtu (12/8/2017).

“Saya berharap prestasi yang diraih dua siswi ini bisa memberikan inspirasi dan memotivasi bagi siswa dan siswi yang lain. Intinya, kalau ada teman yang bisa berprestasi, tentu yang lain bisa. Asalkan berusaha, rajin belajar dan jangan lupa berdoa,” kata Syueb, di hadapan para siswa.

Syueb menuturkan, IMC di Singapura diikuti 1.178 peserta dari 11 negara. Yakni Tiongkok, Malaysia, Hongkong, Taiwan, Filipina, Indonesia, Korea, Thailand, Iran, Vietnam dan Australia. “Dari Indonesia diikuti 129 pelajar kelas 3 SD hingga kelas 11 SMA,” kata Syueb kepada Surya.

Peserta IMC dari Indonesia, sambung Syueb, merupakan hasil seleksi dari sekitar 250.000 siswa peserta Kompetisi Matematika Nalaria Realistik (KMNR), dan para siswa peserta Math In House Training (MIHT).

“IMC tahun 2017 ini merupakan yang ke-10 diikuti Indonesia,” terang Syueb.

Dikatakan Syueb, keikutsertaan siswanya dalam program IMC ini berawal dari diskusi antara dirinya dengan konsultan MTsN Tambakberas Jombang, Syaifulloh, yang mencari cara dapat memiliki prestasi internasional.

“Dengan dukungan wali santri dan guru-guru MTs Negeri Tambakberas serta pengurus yayasan Pondok Pesantren Bahrul Ulum di mana MTsN Tambakberas bernaung, akhirnya dipilih mempersiapkan untuk mengikuti IMC di Singapura,“ cerita Syueb.

Dikatakan Syueb, hasil membanggakan bagi MTsN Tambakberas ini merupakan prestasi pertama bagi madrasah yang dipimpinnya di kancah internasional.

“Semoga ke depan bisa terus berpreatasi dan bisa membanggakan madrasah,“ tandasnya.

Peraih medali perak IMC Ardhiya Nitya Hardiyanti mengaku bahagia dengan prestasi yang diraihnya. “Tentu saya senang. Semua ini berkat bimbingan para guru pembimbing kami serta merupakan anugerah dari Allah,” tutur Ardhiya Nitya Hardiyanti.

Demikian pula dengan Zuhairini Sabrina Zakiyah yang meraih juara harapan. “Saya bahagia. Selain merupakan capaian pribadi, prestasi ini sekaligus merupakan prestasi bagi sekolah kami. Alhamdulillah,” kata Sabrina.(uto/sutono)

Penulis: Sutono
Editor: Cak Sur
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help