Surya/

Road To Soundrenaline 2017

Grup Musik Timeless Wujudkan Eksistensi Diri Lewat Rekaman Pita Kaset

“Jujur, kami ingin nostalgia dengan menampilkan pita kaset tersebut. Karena itu jumlahnya pun nggak banyak, cuma 200 kaset," ujar Fajri.

Grup Musik Timeless Wujudkan Eksistensi Diri Lewat Rekaman Pita Kaset
Penampilan penyanyi Glenn Fredly memukau ribuan penonton yang memadati lapangan Kodam V/Brawijaya dalam konser Road To Soundrenaline, Sabtu (12/8/2017). Gelaran menyambut Soundrenaline itu digelar dua hari dimana pada hari kedua pemecahan rekor muri. 

SURYA.CO.ID, SURABAYA- Timeless bisa jadi berbeda dengan grup musik lainnya. Jika kelompok musik lain sibuk membuat album rekaman dengan teknologi digital, band yang diawaki Bima, Fajri, Ferry, dan Anggra ini malah merilis album dalam bentuk pita kaset.

“Ini bentuk awareness kami pada bidang musik yang kami geluti dan tekuni bersama,” ujar Bima, vokalis Timeless, Sabtu (12/8).

Ditemui di tengah persiapan pentas di panggung musik akbar Road to Soundrenaline 2017 di Lapangan Kodam Surabaya, Bima menambahkan, tak terduga mini album berjudul We Believe for What We Do Is Timeless yang disajikan dalam bentuk pita kaset itu ludes.

Mini album itu ditawarkan dengan harga Rp 35.000/kaset oleh Timeless di setiap acara yang menghadirkan mereka sebagai bintang tamu.

“Jujur kami ingin nostalgia dengan menampilkan pita kaset tersebut. Karena itu jumlahnya pun nggak banyak, cuma 200 kaset. Tapi ternyata respons masyarakat luar biasa besar,” imbuh Fajri, sang gitaris.

Antusiasme penikmat musik itu pula yang membuat debut mini album Timeless ini dicetak ulang dalam bentuk kepingan CD pada tahun 2015 oleh RAF Record Surabaya. Dan sekali lagi karya empat musisi muda Surabaya ini ludes di tangan para penggemarnya.

Sukses membuat mini album, membuat Timeless memberanikan diri merilis full album. Di tahun 2016 Timeless mengukuhkan eksistensi mereka di belantika musik Tanah Air lewat album berjudul Between and Beyond.

Di antara sembilan lagu yang menghiasi album Between and Beyond ini mereka beri judul Golden Age.

“Lagu ini juga lebih banyak bicara tentang nikmatnya jaman ketika teknologi tak semaju seperti sekarang,” tutur Bima yang juga merangkap gitaris Timeless.

Ketika itu, lanjut Bima, orang tetap nyaman meski tidak membawa hand phone (HP).

“Kalau kita ingin dengar lagu musisi atau artis penyanyi idola, kita pasti kebingunan cari kaset atau kepingan CD-nya. Sekarang, lebih mudah. Tinggal download semua lagu yang kita suka ada,” ungkapnya.

Eksistensi Timeless berbuah prestasi ketika mereka dinyatakan pemenang dalam kompetisi musik Soundrenaline.

Dan personel Timeless bisa bangga tampil bareng musisi ibukota yang dijadwalkan hadir di Road to Soundrenaline 2017 yang digeber selama dua hari (Sabtu-Minggu, 12-13/8).

Penulis: Achmad Pramudito
Editor: Iksan Fauzi
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help