Surya/

Weleh! Mengaku Sebagai Supriyadi Pejuang PETA, Pria di Jombang Tipu Ratusan Juta Rupiah

Pria di Jombang ini mengaku sebagai Supriyadi, sosok pejuang PETA yang hilang. Dia lalu menipu banyak orang dan mendapat uang ratusan juta.

Weleh! Mengaku Sebagai Supriyadi Pejuang PETA, Pria di Jombang Tipu Ratusan Juta Rupiah
surabaya.tribunnews.com/Sutono
Polisi menunjukkan barang-barang bukti yang mereka sita dalam penangkapan Misdi, penipu yang mengaku sebagai Supriyadi, pejuang PETA. 

SURYA.co.id | JOMBANG - Petugas Polres Jombang meringkus Misdi (56), warga Dusun Turi, Desa Kedungturi, Kecamatan Gudo, Kabupaten Jombang. Ini karena yang bersangkutan meraup 100 juta rupiah dengan cara menipu belasan orang.

Cara Misdi dalam menipu cukup licik. Dia mengaku sebagai Supriyadi, mantan Komandan Pembela Tanah Air (Peta), pahlawan pada zaman perang kemerdekaan yang hingga kini belum ditemukan jenazahnya. Misdi mengaku mampu mendatangkan uang miliaran rupiah lewat kopiah.

Korban umumnya termakan tipu daya pelaku yang mengaku mampu mendatangkan uang dari gudang amanah yang berada di alam gaib dengan sebuah ritual khusus.

“Tersangka sudah kami amankan, masih terus kami kembangkan kemungkinan masih ada korban penipuan lainnya,” kata Kasatreskrim Polres Jombang, AKP Norman Wahyu Hidayat, Jumat (11/8/2017).

AKP Wahyu Norman Hidayat mengatakan, sejauh ini pelaku menipu 11 warga Jombang, Kediri dan Nganjuk. Kepada para korbannya, tersangka menjanjikan bisa mendatangkan uang dalam jumlah besar.

Agar keinginan para korban mendapatkan uang dalam jumlah besar tercapai, lanjut Norman, Misdi juga meminta dibuatkan ruangan khusus untuk ritual.

Pada 2014, salah satu ruangan di rumah korban Mukhtarom (42) di Desa Rejoagung, Ploso, Jombang pun disiapkan si pemilik rumah. Misdi berdalih, ruangan tersebut sebagai gudang amanah.

Tak hanya itu, pelaku juga meminta para korban memberikan uang tebusan agar uang dalam jumlah besar bisa keluar dari dalam gudang amanah. Para korban menyerahkan uang total Rp 100 juta kepada pelaku.

Agar para korban semakin yakin, Misdi membawa sejumlah pusaka saat melakukan ritual di ruangan khusus tersebut. Mulai dari wayang Semar, pusaka kembang cempaka mulya, pusaka singo barong, pusaka nogo windu hingga foto Presiden Soekarno.

Selain itu, peralatan ritual berupa kain mori, kopiah, minyak fambo, sajadah, bawang merah serta jubah putih pun disiapkan tersangka pelaku.

Halaman
12
Penulis: Sutono
Editor: Eben Haezer Panca
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help