Surya/

Berita Surabaya

VIDEO: Kurang 15 Detik, Tas Milik Dokter Sudah Raib, Aksi Komplotan Maling ini Benar-benar Rapi

Lihat VIDEO Berikut! Perhatikan 4 Orang Berpakaian Rapi Itu. Amati Modusnya Agar Tak Mengalami Kejadian Serupa.

SURYA.co.id | SURABAYA - Komplotan pencuri spesialis mal terekam kamera CCTV.

Empat pelaku beraksi di Kafe Starbucks Grand City Mall Surabaya.

Dalam aksinya, komplotan pencuri sepesialis mal ini bermodus memanfaatkan kelengahan pengunjung kafe.

Keempat pelaku memiliki peran masing-masing, dua orang sebagai pengawas situasi dan mengalihkan perhatian korban, seorang pelaku berperan sebagai eksekutor atau pengambil barang dan satu lagi bertindak sebagai penerima hasil curian.

Hanya dalam waktu 15 detik, mereka mengambil tas berisi uang, ponsel dan barang berharga milik seorang dokter, Hendro Gunawan.

Hendro Gunawan yang merupakan dokter penyakit dalam di rumah sakit di Surabaya menjadi korban pencurian saat santai bersama istri dan cucunya. 

Selain Hendro Gunawan, korban komplotan ini adalah Mi Xu yang kehilangan tasnya saat makan di Restauran Xo Suki Pakuwon Mall Surabaya.

"Komplotan ini ada empat orang, dan tertangkap satu pelaku ini di Cililitan, Jakarta (Phosa Sukma Wandana)," sebut AKBP Leonard M Sinambela, Kasat Reskrim Polretabes Surabaya, Kamis (10/8/2017).

Pelaku yang tertangkap ini perannya sebagai pengawas.

Selama beraksi di Surabaya, kata Leonard, komplotan Phosa Sukma Wandana dkk ini tinggal di sebuah apartemen di Kertajaya Surabaya.

Mereka menyewa apartemen sehari Rp 350 ribu. Komplotan ini profesional dan selalu menyasar mal.

Kini tim Anti Bandit masih memburu tiga pelaku lainnya. Polisi sudah mengantongi identitasnya, yakni FA, JH, dan KC yang kini buron.

Salah satu korban, Hendro Gunawan yang berada di Mapolretabes Surabaya mengaku berterima kasih atas penangkapan yang dilakukan polisi. Ia memberi apresiasi terhadap kinerja Satreskrim Polretabes Surabaya.

"Saya salut sekali dengan kerja Bapak-bapak polisi ini, hanya dengan waktu singkat saja bisa menangkap pelaku. Waktunya hanya sembilan hari dan sudah terungkap dengan menangkap pelaku. Semoga pelaku lainnya segera tertangkap," ucap Hendro.

Penulis: Fatkhul Alami
Editor: Musahadah
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help